Berita

Dorong Akuntabilitas Lembaga, PCM Kedungwuni dan BTM Percepat Tertib Administrasi Keuangan AUM

muhammadiyahpekalongan.or.id | KEDUNGWUNI – Komitmen membangun sistem tata kelola persyarikatan yang transparan dan akuntabel terus dipacu di wilayah Kedungwuni. Menjawab tantangan era digital, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedungwuni bersama KSPPS BTM Cabang Kedungwuni resmi menggulirkan skema tertib administrasi keuangan PCM Kedungwuni terpadu untuk seluruh unit Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Sabtu (8/8/2026).

​Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui agenda Sosialisasi Payroll Gaji Pegawai AUM yang berlangsung di Ruang Laboratorium Akuntansi SMK Muhammadiyah Kedungwuni. Forum strategis ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari jajaran KSPPS BTM Pekalongan, Majelis Dikdasmen PCM Kedungwuni, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kedungwuni, serta para pengelola AUM mulai dari jenjang TK/PAUD Aisyiyah, SD Muhammadiyah Paesan, PAYM, hingga SMK Muhammadiyah Kedungwuni.

​Ketua PCM Kedungwuni, Mustami’an, menegaskan bahwa penerapan sistem digital ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bagian dari kewajiban moral untuk menjaga kepercayaan umat dan akuntabilitas lembaga.

Baca Juga  Siswa SMK Muhamka Sabet Juara Ketiga LKS SMK Jateng 2018

​”Integrasi sistem ini dirasa sangat perlu dan harus ditindaklanjuti sebagai bentuk digitalisasi tertib administrasi, terutama di bagian keuangan yang memerlukan standar akuntabilitas tinggi,” ujar Mustami’an.

Tindak Lanjut Instruksi PDM Kabupaten Pekalongan

​Mustami’an menjelaskan bahwa kebijakan ini juga merupakan kepatuhan organisasi atas Surat Edaran dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan. Regulasi tersebut memandatkan seluruh AUM di bawah naungan PCM se-Kabupaten Pekalongan untuk memusatkan lalu lintas transaksinya ke lembaga keuangan resmi persyarikatan, yaitu BTM.

​Menurutnya, pengelolaan keuangan secara manual sudah tidak relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan payroll digital BTM Kedungwuni, alur transaksi dapat dipangkas menjadi lebih praktis tanpa birokrasi yang rumit, sehingga pengelola sekolah bisa lebih fokus pada peningkatan mutu pendidikan.

Sinergi Lintas Unit Pendidikan dan Keuangan

​Selain skema penggajian pegawai, sosialisasi yang berlangsung hangat dan penuh keakraban (rahat) ini juga mendiskusikan efisiensi pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) siswa berbasis digital. Pemanfaatan sistem BTM dipastikan akan mempermudah kontrol arus kas lembaga serta menjamin pelaporan yang rinci dan terukur.

Baca Juga  PCM Wonokerto Meriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah, Resmikan Klinik dan Kantor Layanan BTM

​”Ini adalah langkah awal yang sangat baik. Era sekarang menuntut semuanya terintegrasi secara praktis dan transparan. Mari kita sukseskan bersama program digitalisasi BTM Pekalongan ini sebagai fondasi kuat bagi kemandirian ekonomi persyarikatan di Kedungwuni,” pungkas Mustami’an.

​Melalui sinergi terpadu antara BTM dan seluruh pimpinan unit AUM, PCM Kedungwuni optimis transisi menuju payroll digital dapat berjalan mulus. Langkah ini mempertegas posisi AUM Kedungwuni sebagai lembaga pendidikan yang modern, profesional, dan tepercaya di mata publik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button