Berita AUM

Mahasiswa Apoteker UMPP Edukasi Pasien RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito tentang Manfaat Jahe untuk Mendukung Kesehatan Tubuh

Yogyakarta, 31 Agustus 2026 — Mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), Ariza Roziana, melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) bertema “Jahe: Teman Setia Imun Tubuh” di Instalasi Farmasi RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito Yogyakarta, Minggu (31/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) yang dilaksanakan di RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito Yogyakarta sejak awal Agustus hingga September 2026. Melalui kegiatan ini, Ariza memberikan edukasi kepada pasien mengenai pemanfaatan jahe sebagai salah satu bahan alami yang dapat mendukung kesehatan dan daya tahan tubuh.

Dalam penyuluhan tersebut, Ariza menjelaskan bahwa jahe merupakan salah satu bahan alami yang mudah ditemukan dan telah lama dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi difokuskan pada informasi mengenai manfaat jahe bagi kesehatan serta pentingnya menggunakan bahan herbal secara bijak dan tetap memperhatikan anjuran tenaga kesehatan.

Baca Juga  Kabupaten Pekalongan Raih Penghimpunan Terbanyak Ramadhan Lazismu Se-Jawa Tengah

Kegiatan yang berlangsung secara langsung di area Instalasi Farmasi tersebut diikuti oleh puluhan pasien. Suasana penyuluhan berlangsung komunikatif dan interaktif. Pasien tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif berdiskusi melalui sesi tanya jawab.

Sebanyak lima pasien turut mengajukan pertanyaan mengenai manfaat jahe, pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, serta kaitannya dengan upaya menjaga kesehatan tubuh. Antusiasme tersebut menciptakan komunikasi dua arah sehingga materi yang disampaikan dapat diterima secara lebih interaktif.

Selain memberikan edukasi kesehatan kepada pasien, pelaksanaan PKPA di RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito juga menjadi kesempatan bagi Ariza untuk memperoleh pengalaman praktik dan mengembangkan kompetensi sebagai calon apoteker. Selama menjalani praktik, Ariza mendapatkan bimbingan dari apt. Gika Idfi Nugrahani, S.Farm. dan apt. Sulih Probo Sindi, S.Farm. selaku pembimbing/preseptor di RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, serta bimbingan akademik dari apt. Ainun Muthoharoh, M.Farm.

Baca Juga  Padukan Kajian AIK dan Halalbihalal, Fakultas Teknik UMPP Pererat Silaturahmi Menuju Kampus Berkemajuan

Pengalaman tersebut memperkuat pemahaman bahwa peran tenaga kefarmasian tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan dan pelayanan obat, tetapi juga mencakup pemberian edukasi kepada pasien dan masyarakat. Penyampaian informasi kesehatan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami menjadi salah satu bentuk kontribusi tenaga kefarmasian dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat.

Dalam edukasi tersebut, pasien juga diberikan pemahaman bahwa pemanfaatan jahe sebagai bahan alami tidak dimaksudkan untuk menggantikan obat yang telah diresepkan atau sedang dikonsumsi. Pasien tetap dianjurkan menggunakan obat sesuai petunjuk tenaga kesehatan dan berkonsultasi terlebih dahulu apabila ingin mengonsumsi bahan herbal atau bahan alami bersamaan dengan obat yang sedang digunakan.

Ariza juga menekankan bahwa menjaga imunitas dan kesehatan tubuh tidak hanya bergantung pada konsumsi jahe. Upaya menjaga daya tahan tubuh perlu dilakukan secara menyeluruh melalui pola hidup sehat, antara lain dengan mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, mencukupi kebutuhan cairan, mendapatkan tidur dan istirahat yang cukup, aktif bergerak atau berolahraga, serta menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Awali Tahun Akademik Baru, Politeknik Muhammadiyah Pekalongan Gelar Raker dan IHT

Melalui kegiatan Promkes bertema “Jahe: Teman Setia Imun Tubuh”, mahasiswa Profesi Apoteker UMPP tidak hanya memberikan informasi mengenai pemanfaatan bahan alami, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam membangun komunikasi dengan pasien. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk mengembangkan kompetensi profesional sekaligus sikap humanis yang dibutuhkan dalam menjalankan peran sebagai calon apoteker.

Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pasien dalam memahami pemanfaatan bahan alami secara bijak, sekaligus memperkuat peran mahasiswa profesi apoteker dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan PKPA.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button