Berita

Gerakkan Ekonomi Kreatif Warga, Bazar UMKM ‘Aisyiyah Ramaikan Milad ke-5 TrenQu Rogoselo

muhammadiyahpekalongan.or.id I DORO – Bawa misi pemberdayaan masyarakat, PCM Doro apresiasi tingginya antusiasme warga memborong produk-produk unggulan UKM ‘Aisyiyah. Gelaran bazar ini berlangsung semarak pada Ahad, 2 Agustus 2026.

Peringatan Milad ke-5 Pesantren Al-Qur’an (TrenQu) Muhammadiyah Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan, tetapi juga momen membangkitkan ekonomi warga. Berlangsung semarak, gelaran bazar UMKM menjadi panggung unjuk gigi bagi para pelaku usaha lokal, khususnya jajaran UKM ‘Aisyiyah Doro.

Bazar yang dipusatkan di Kompleks Pesantren TrenQu Rogoselo ini menyajikan aneka produk kuliner dan olahan pangan kreatif hasil produksi warga persyarikatan dan masyarakat sekitar.

Lapak Pemberdayaan dan Potensi Kuliner Lokal

Di lokasi kegiatan, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Doro yang dipimpin oleh Topik Safalas memandu langsung peninjauan stand-stand bazar. Ratusan pengunjung, santri, hingga wali santri tampak memadati dan memborong berbagai sajian kuliner yang dipasarkan.

Baca Juga  Tim Kokam Kalibening Backup DU Muqorrobin

Salah satu olahan yang menjadi daya tarik utama adalah Tape Singkong “Endolite” khas Rogoselo yang dikemas cantik menggunakan besek bambu tradisional. Selain itu, penganan tradisional lepet berbahan dasar beras ketan dan kelapa parut berbalut janur kelapa turut diserbu pembeli karena cita rasanya yang autentik.

“Bagi teman-teman yang berminat dengan produk-produk kuliner ini, silakan datang langsung ke Rogoselo. Hari ini pas momen Milad TrenQu yang ke-5, semoga pesantren makin sukses dan UMKM warga terus berkembang,” tutur Topik Safalas di sela-sela peninjauan.

Dorong Kemandirian Ekonomi Umat

Selain lepet dan tape singkong, deretan lapak UKM ‘Aisyiyah Doro juga memamerkan ragam produk unggulan lain, seperti keripik gadung, olahan kolang-kaling khas Doro, dimsum mentai, hingga buah jambu kristal segar.

Pemanfaatan momentum milad pesantren sebagai ajang pameran dan transaksi ekonomi ini terbukti efektif. Seluruh dagangan UMKM ‘Aisyiyah ludes diborong warga hingga penghujung acara, menegaskan komitmen persyarikatan dalam mendorong gerakan kemandirian ekonomi umat berbasis komunitas.

Baca Juga  REKREASI EDUKASI SD MUHAMMADIYAH TAHFIZHUL QURAN WONOKERTO DI PEKAN RAYA KAJEN 2018

kontributor : Isa Anshori

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button