Berita AUM

Lewat Hibah Kemdiktisaintek, UMPP Serahkan Mesin Rice Milling untuk Petani Denasri Wetan

muhammadiyahpekalongan.or.id I BATANG – Tim pengabdian UMPP hadirkan teknologi pengolahan padi guna perkuat ketahanan pangan dan mitigasi bencana rob di Desa Denasri Wetan. Penyerahan bantuan berupa mesin pengolah hasil panen tersebut dilaksanakan pada akhir pekan lalu.

Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendanaan Hibah Pengabdian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), tim dosen UMPP meluncurkan program pemberdayaan bertajuk “Mitigasi Bencana Rob dengan Hilirisasi Produk Padi di Desa Denasri Wetan.”

Program strategis ini dirancang untuk memberikan stimulus kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat Desa Denasri Wetan yang selama ini lahannya rentan terdampak bencana banjir rob.

Serahkan Mesin Rice Milling dan Siapkan Alat Modern

Tim pengabdian UMPP yang diketuai oleh Ir. Ghoni Musyahar, S.T., M.T., bersama anggota tim Imam Prasetyo, S.Pd., M.T., dan R. Kurniawan Dwi Septiady, S.I.P., M.M., CPP., menyerahkan bantuan sarana pengolahan hasil pertanian berupa satu unit mesin rice milling (penggilingan padi) kepada desa mitra.

Baca Juga  Wakil Rektor UMPP Lantik Pengurus BEM dan UKM Periode 2025-2026

“Penyerahan mesin rice milling ini merupakan bagian awal dari rangkaian penguatan fasilitas produksi pertanian warga. Saat ini kami juga sedang menyiapkan dua perangkat pendukung lainnya, yakni mesin packing (pengemasan) dan mesin dryer (pengering padi) berkapasitas 2,5 kuintal yang masih dalam proses perakitan,” ujar Ghoni Musyahar.

Hadirnya sarana teknologi tepat guna ini diharapkan mampu mengubah pola produksi masyarakat, dari sekadar menjual beras atau gabah mentah menjadi produk pakan atau olahan padi bernilai jual lebih tinggi.

Wujudkan Tagline Empowering Lewat Solusi Nyata

Ghoni menambahkan, bencana rob memang sulit dihindari secara mutlak. Oleh karena itu, pendekatan mitigasi di Denasri Wetan tidak hanya berfokus pada risiko fisik, melainkan pada penguatan kapasitas dan ketahanan ekonomi (resilience) masyarakat saat menghadapi tekanan lingkungan.

Langkah alih teknologi ini sekaligus menjadi bukti komitmen UMPP dalam merealisasikan tagline institusi, yakni “Empowering”. Bagi UMPP, perguruan tinggi harus hadir membawa solusi yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga  SD MUTIP Borong 11 Piala MAPSI

Dengan terbentuknya ekosistem pengolahan padi yang mandiri mulai dari pengeringan, penggilingan, hingga pengemasan, warga Desa Denasri Wetan diharapkan semakin tangguh dan mandiri secara ekonomi di tengah ancaman rob.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button