Berita AUM

Sukses Ekstrakurikuler Tapak Suci, Siswa SD Muhammadiyah Tanjungkulon Antar Kontingen Sabet Juara Umum

muhammadiyahpekalongan.or.id | KAJEN – Pembinaan minat dan bakat sejak usia dini di SD Muhammadiyah Tanjungkulon membuahkan hasil yang manis. Melalui wadah ekstrakurikuler Tapak Suci yang terarah, para siswa sekolah dasar tersebut tampil impresif dalam ajang eks-Karesidenan Pekalongan dengan memborong medali emas, perak, perunggu, hingga menyabet penghargaan individu sebagai Pesilat Terbaik Putri Usia Dini, Minggu (2/8/2026).

​Pencapaian prestasi SD Muhammadiyah Tanjungkulon tersebut diraih dalam Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Open 4 Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (31/7–2/8/2026) di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Kabupaten Pekalongan.

​Dalam ajang bergengsi ini, SD Muhammadiyah Tanjungkulon mengirimkan sembilan atlet terbaiknya untuk memperkuat kontingen TKS Fighter. Sinergi ini membuahkan hasil luar biasa dengan mengantarkan TKS Fighter mengukuhkan diri sebagai Juara Umum Kategori Usia Dini, usai memboyong total 10 medali emas, 8 perak, dan 3 perunggu.

Baca Juga  LKS 2018 Kabupaten Pekalongan, SMK Muhamka Raih Juara 1 Kimia, Web Desain dan Animasi

​Borong Medali dan Sabet Gelar Pesilat Terbaik

​Sembilan pesilat cilik utusan SD Muhammadiyah Tanjungkulon seluruhnya berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen. Deretan pesilat peraih medali emas (Juara 1) yakni Aprilian Adi Pratama, Abdul Malik Adha, Hadys Juna Aldio Saiful Bahri, Hanum Dwi Nurwasita, dan Vio Bayu Ardani.

​Sementara itu, medali perak (Juara 2) disumbangkan oleh Muhammad Adrian Pradipta serta Naila Khalwa Rafani. Adapun Dinda Aqila Treanjani melengkapi raihan tim dengan menyabet medali perunggu (Juara 3).

​Tak hanya memborong medali, atlet muda SD Muhammadiyah Tanjungkulon, Vio Bayu Ardani, juga dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putri Kategori Usia Dini. Penghargaan perorangan ini kian mempertegas kualitas pembinaan bela diri di sekolah tersebut.

​Buah Kerja Keras dan Kedisiplinan Latihan

​Pelatih TKS Fighter, Slamet Hermanto, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian anak-anak asuhnya. Ia menilai kejuaraan ini menjadi tolok ukur atas kedisiplinan dan perjuangan panjang para siswa di tengah kesibukan sekolah.

Baca Juga  Sambut Ramadhan, SMK Muhammadiyah Bobotsari Ikuti Pawai Taaruf

​”Di tengah kesibukan belajar, mereka mampu membagi waktu untuk berlatih tanpa kenal lelah, baik pagi, siang, sore, hingga malam. Cuaca panas maupun dingin tetap diterjang dengan semangat tinggi. Pengorbanan mereka terbayar tuntas dengan gelar Juara Umum,” ungkap Slamet.

​Ia berharap tradisi juara yang diraih para siswa sekolah pencetak pesilat Pekalongan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada kejuaraan-kejuaraan mendatang, sekaligus menjadi inspirasi bagi murid-murid lainnya untuk terus mengukir prestasi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button