Wujud Layanan Kemanusiaan, Lazismu KL Wiradesa Antar Pasien ke Panti Rehabilitasi

muhammadiyahpekalongan.or.id | WIRADESA – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kantor Layanan (KL) Wiradesa bersinergi dengan Dinas Sosial dan Pemerintah Kelurahan Pekuncen memberikan layanan kemanusiaan berupa pengantaran pasien ke Panti Rehabilitasi Disabilitas Psikososial Ngudi Rahayu Kendal, Jumat (11/9/2026).
Layanan tersebut merupakan bagian dari pendampingan terhadap masyarakat yang membutuhkan akses layanan rehabilitasi sosial. Pasien diantar dari wilayah Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, menuju Panti Rehabilitasi Disabilitas Psikososial Ngudi Rahayu Kendal milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Mustaqiem dari Lazismu KL Wiradesa mengatakan layanan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan lembaga sosial perlu dihadirkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam mengakses layanan rehabilitasi.
“Alhamdulillah, Lazismu KL Wiradesa dapat melaksanakan layanan antar pasien dari Kelurahan Pekuncen menuju Panti Rehabilitasi Disabilitas Psikososial Ngudi Rahayu Kendal. Layanan ini menjadi wujud sinergi antara Dinas Sosial, Pemerintah Kelurahan Pekuncen, dan Lazismu KL Wiradesa dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Mustaqiem.
Pengantaran dilakukan pada Jumat pagi dengan melibatkan keluarga pasien, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), unsur perangkat kelurahan, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) atau petugas sosial terkait. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses perjalanan dan penerimaan pasien di tempat tujuan berlangsung dengan baik.
Pasien selanjutnya mengikuti program rehabilitasi di Panti Rehabilitasi Disabilitas Psikososial Ngudi Rahayu Kendal. Program tersebut diharapkan dapat mendukung proses pemulihan, peningkatan kemandirian, serta kualitas hidup pasien melalui layanan rehabilitasi yang sesuai dengan kebutuhannya.
Mustaqiem menegaskan, layanan kemanusiaan tidak hanya berkaitan dengan bantuan materi, tetapi juga kehadiran dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pendampingan.
“Bersama kita hadir, bersama kita menguatkan. Semoga Allah memudahkan proses rehabilitasi dan memberikan kesehatan serta ketenangan bagi pasien dan keluarga,” katanya.
Sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, keluarga, dan masyarakat tersebut diharapkan dapat terus diperkuat sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan sosial tidak berjalan sendiri dalam menghadapi persoalan yang mereka hadapi.
Layanan ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar Lazismu KL Wiradesa untuk memperluas kemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program pelayanan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.



