Bukan Hanya Sekadar Belajar Merawat: Langkah Kecil Mahasiswa Keperawatan dalam Membangun Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat

Kesehatan merupakan bagian penting dalam kehidupan setiap manusia. Ketika kesehatan terjaga, seseorang dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Baik dalam bekerja, belajar, maupun bersosialisasi dengan oramg-orang di sekitarnya. Namun, kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, melainkan juga membutuhkan kesadaran dari setiap individu dan masyarakat.
Kesadaran untuk menjaga kesehatan dapat dibangun melalui berbagai cara, contohnya melalui pengetahuan dan edukasi yang dapat diberikan kepada masyarakat. Dalam hal ini, mahasiswa keperawatan dapat mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui ilmu-ilmu yang telah diperoleh, yang dapat dibagikan kepada orang-orang di sekitarnya. Keperawatan tidak hanya berkaitan dengan bagaimana merawat seseorang yang mengalami sakit, tetapi juga mempelajari upaya untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan. Oleh karena itu, ilmu yang dipelajari mahasiswa keperawatan dapat menjadi bekal untuk dapat berkontribusi di lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.
Langkah kecil yang dapat dilakukan sebagai seorang mahasiswa keperawatan untuk lingkungan sekitar yaitu, dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya, seperti memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan kepada orang-orang terdekat, baik keluarga, teman ataupun masyarakat. Edukasi yang diberikan dapat berupa informasi sederhana mengenai cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan yang baik dan benar, menjaga pola makan dan pentingnya gizi seimbang dalam seporsi piring makanan, menerapkan pola hidup yang sehat, cara pencegahan suatu penyakit, serta pentingnya istirahat yang cukup. Dengan adanya edukasi tersebut masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui tentang pentingnya menjaga kesehatam, tetapi juga dapat memiliki kesadaran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memberikan edukasi secara lengsung, mahasiswa keperawatan juga dapat memanfaatkan media sosial sebagai tempat untuk memberikan informasi-informasi kesehatan. Karena di era saat ini banyak orang, terutama anak-anak muda atau gen z, lebih sering mencari informasi melalui media sosial. Sehingga media sosial salah satu tempat yang mudah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Namun, banyaknya informasi kesehatan yang ada di media sosial juga perlu diperhatikan oleh masyarakat, karena tidak semua informasi yang disampaikan dapat dipastikan kebenarannya. Informasi yang belum jelas sumber atau kebenarannya dapat membuat masyarakat salah memahami suatu hal tentang kesehatan atau bahkan mengikuti informasi tersebut tanpa mengetahui kebenarannya. Oleh karena itu, mahasiswa keperawatan dapat ikut berperan dalam menyampaikan informasi kesehatan yang benar dan berasal dari sumber yang terpercaya.
Mahasiswa keperawatan dapat menyampaikan informasi dalam bentuk video edukasi pendek, tulisan, ataupun sekadar membagikan informasi dari sumber yang terpercaya. Cara menyampaikan informasi tersebut juga perlu diperhatikan. Sebagai mahasiswa keperawatan yang menyampaikan edukasi kepada masyarakat ,informasi yang diberikan sebaiknya disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan tidak terlalu menggunakan istilah medis. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah memahami mengenai informasi yang disampaikan. Peran sederhana tersebut dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan memilih informasi yang tepat.

Pengetahuan tentang kesehatan yang diperoleh selama menjadi mahasiswa keperawatan dapat diterapkan melalui berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut dapat berupa ikut serta dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan kampus atau puskesmas dengan didampingi tenaga kesehatan, mengikuti kampanye atau penyuluhan di bidang kesehatan dengan tujuan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, ikut dalam kegiatan kebersihan lingkungan, serta dapat berpartisipasi dalam kegiatan posyandu sesuai tugas dan arahan tenaga kesehatan.
Mahasiswa dapat membantu kegiatan tersebut sesuai dengan arahan tenaga kesehatan. Keikusertaan dalam kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat, baik bagi masyarakat maupun bagi mahasiswa keperawatan itu sendiri. Bagi masyarakat, kegiatan tersebut dapat membantu mereka untuk mendapatkan pelayanan dan informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Kemudian masyarakat juga menjadi lebih memperhatikan kondisi kesehatannya dan dapat mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan terkait kesehatan. Sementara itu, bagi mahasiswa keperawatan, keterlibatan langsung dalam kegiatan-kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat serta lebih memahami kondisi kebutuhan kesehatan masyarakat. Jadi, keterlibatan dalam kegiatan kesehatan msyarakat dapat dapat menjadi salah satu bentuk langkah kecil mahasiswa keperawatan untuk ikut mendukung peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.
Berbagai langkah sederhana yang dapat dilakukan mahasiswa keperawatan tersebut dapat memberikan dampak bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Masyarakat yang mendapatkan informasi dan ikut serta dalam kegiatan kesehatan dapat menjadi lebih memahami bagaimana pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada pengetahuan, tetapi juga dapat mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan yang lebih baik.

Kesehatan yang terjaga juga erat kaitannya dengan kesejahteraan hidup seseorang. Ketika seseorang memiliki kondisi kesehatan yang baik, ia dapat menjalankan aktivitas sehari-harinya dengan baik juga. Misalnya seperti, belajar, bekerja, dan berinteraksi dengan orang lain dengan lebih baik. Maka dari itu, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan juga dapat menjadi salah satu upaya untuk mendukung kualitas hidup dan kesejahteraan masyarkat.
Upaya-upaya tersebut sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Sanitation). SDGs dengan tujuan ketiga tidak hanya berkaitan dengan penanganan penyakit, tetapi juga mendorong terciptanya kehidupan yang sehat dan kesejahteraan bagi masyarakat. Peran mahasiswa keperawatan melalui langkah-langkah sederhana tersebut dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung tujuan tersebut.
Pada akhirnya, mahasiswa keperawatan tidak hanya belajar mengenai cara merawat seseorang ketika mengalami kesehatan, tetapi juga dapat mulai berperan aktif dalam membangun kesadaran kesehatan di lingkungan sekitarnya. Edukasi, penyebaran informasi kesehatan yang baik dan benar, serta keterlibatan dalam kegiatan masyarakat secara langsung merupakan langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan sesuai kemampuan mahasiswa. Meskipun terlihat kecil dan sederhana, langkah-langkah tersebut dapat memberikan manfaat apabila dilakukan secara konsistan. Dari hal-hal sederhana inilah mahasiswa keperawatan dapat mulai memberikan kontribusi dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera bagi masyarakat. (Dwi Luciyana, NIM: 202602030054, S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan)
Â
Daftar Referensi
Addin, M. F., Setyono, B. W., Dffa, M. A., Akmal, M., & Suryanto, A. (2021). Pentingnya edukasi mengenai program perilaku hidup bersih dan sehat. Jurnal Abdimas, 25(2).
https://journal.unnes.ac.id/nju/abdimas/article/view/32797/0
Putri, N. Q. M. A., & Syakurah, R. A. (2022). Persepsi mahasiswa kesehatan masyarakat menegnai usaha komunikasi kesehatan COVID-19. HIGEIA, 6(2).
https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/48515
World Health Organization. (2022). SDG 3: Good Health and well-being.
https://www.who.int./tools/your-life-your-health/a-healthy-world/people-s-needs/SDG-3-well-being
Â


