BeritaBerita AUM

Duta Literasi MIM Kauman Diplot Jadi Penggerak Budaya Membaca dan Agen Perubahan di Madrasah

muhammadiyahpekalongan.or.id I TIRTO – Gelar kunjungan ke Perpustakaan Kota Pekalongan, 12 Duta Literasi MIM Kauman disiapkan menjadi teladan dan penggerak minat baca teman sebaya. Dalam upaya memperkuat budaya membaca dan mencetak penggerak literasi di lingkungan sekolah, Perpustakaan Pustaka B.J. Habibie MI Muhammadiyah Kauman (MIM Kauman) menyelenggarakan kunjungan edukatif Duta Literasi ke Perpustakaan Kota Pekalongan pada Sabtu (10/10/2026). Sebanyak 12 siswa Duta Literasi terpilih diterjunkan untuk mengeksplorasi ruang belajar publik dan disiapkan menjadi agen perubahan bagi teman sebayanya.

Kunjungan ini bertepatan dengan momentum Festival Literasi Kota Pekalongan. Para Duta Literasi MIM Kauman berkesempatan menyaksikan secara langsung aksi kolosal 1.100 siswa membaca bersama Bunda Literasi Kota Pekalongan.

Menjadi Teladan dan Menginspirasi Teman Sebaya

Para Duta Literasi yang diberangkatkan merupakan siswa terpilih hasil seleksi ketat. Sekembalinya dari kunjungan ini, mereka mengemban misi penting untuk menghidupkan ekosistem membaca di madrasah, mengajak teman-teman memanfaatkan fasilitas perpustakaan, serta menjadi teladan dalam penguasaan literasi.

Baca Juga  Lazismu Pekalongan Berikan Beasiswa Sang Surya kepada Puluhan Mahasiswa

Salah seorang Duta Literasi MIM Kauman, Fathan Athaya Pradana, mengaku terkesan dengan pengalaman belajar di luar kelas tersebut.

“Saya senang bisa berkunjung ke Perpustakaan Kota Pekalongan dan melihat kegiatan 1.100 siswa membaca bersama. Semoga setelah kegiatan ini saya semakin rajin membaca dan bisa mengajak teman-teman di madrasah untuk lebih gemar membaca,” tutur Fathan.

Duta Literasi MIM Kauman saat kegiatan di Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan

Komitmen Pembentukan Karakter Pembelajar

Wakil Kepala MIM Kauman Bidang Kesiswaan, Nur Kholis, S.Pd.I., menjelaskan bahwa pelibatan siswa dalam kegiatan luar sekolah melatih kemandirian serta rasa tanggung jawab sosial para Duta Literasi.

Senada dengan hal tersebut, Kepala MIM Kauman, Muhammad Sukron, S.Pd.I., menegaskan bahwa penguatan literasi merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi unggul yang adaptif terhadap zaman.

“Literasi merupakan bekal penting bagi anak-anak untuk menghadapi masa depan. Kami berharap para Duta Literasi mampu menularkan semangat membaca kepada teman-temannya sehingga budaya literasi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa,” ungkap Sukron.

Baca Juga  LPB Muhammadiyah dan LLHPB Aisyiyah Kabupaten Pekalongan Kirimkan Tim Dapur Umum Muktamar di Solo

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button