Lazismu Banjarnegara Laporkan Penanganan Bencana Longsor Situkung Bisa Berlangsung Satu Hingga Dua Bulan
BANJARNEGARA – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Banjarnegara melaporkan penanganan bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, penanganannya dapat berlangsung cukup panjang, yaitu antara satu hingga dua bulan. Hal tersebut disampaikan Manager Lazismu Banjarnegara, Khoirul Anwar, saat Konsolidasi Jawa Tengah Darurat Bencana Lazismu se-Jawa Tengah, Kamis, 20 November 2025, via daring.
Anwar menyampaikan lokasi kejadian longsor berada di area yang susah di jangkau, berjarak satu setengah jam perjalanan dari Kota Banjarnegara dan juga satu setengah jam dari Pekalongan.
“Luas area longsornya mirip dengan kejadian longsor di Si Jemblung (Longsor di Dusun Jemblung Tahun 2014), tapi korbannya tidak sebanyak Si Jemblung. Korban hilang 20 orang, meninggal dunia 3 orang”, tutur Anwar.

Anwar juga menjelaskan Muhammadiyah langsung bergerak merespon kejadian bencana longsor di Dusun Situkung melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu dengan mendirikan Posko Layanan (Posyan) dan Dapur Umum yang dibantu dari area luar kawasan longsor. Selain itu, Anwar juga memaparkan Muhammadiyah melalui MDMC juga telah menerjunkan personalia yang siaga sebanyak 60 orang, mengingat separuh dari jumlah pengungsi dipasrahkan ke MDMC.
Anwar juga melaporkan kebutuhan mendesak yaitu bantuan kesehatan. Anwar mengaku telah berkoordinasi dengan Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah dan ada beberapa tim dari Rumah Sakit Muhammadiyah yang siap hadir.
Anwar juga menghimbau kepada Lazismu di daerah lain jika ingin membantu harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Lazismu Banjarnegara yang poskonya terletak di area Kota Banjarnegara.

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Amat Sulaiman, MH, meminta kepada Lazismu Kabupaten Pekalongan untuk ikut ambil bagian dalam program kemanusiaan bencana di Banjarnegara, Cilacap dan Brebes. Hal tersebut disampaikannya saat menyalurkan bantuan donasi kebencanaan melalui layanan antar jemput donasi Lazismu Kabupaten Pekalongan, Kamis, 20 November 2025 di kediamannya di Pekajangan, Pekalongan. Sulaiman meminta Lazismu Kabupaten Pekalongan untuk gencar menyebarkan list donasi program kemanusiaan bencana di Banjarnegara, Cilacap dan Brebes.
Lazismu Kabupaten Pekalongan sendiri telah membuka Donasi Peduli Bencana bagi masyarakat yang ingin turut membantu meringankan beban para korban melalui rekening infaq Lazismu Kabupaten Pekalongan di Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor rekening 7141282242 dan rekening Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) nomor 1011300827 atas nama Riyanto QQ Infaq Lazismu Pekalongan. Masyarakat dapat melakukan konfirmasi donasi melalui call center Lazismu Kabupaten Pekalongan 0815 2410 2000. Donasi juga dapat dilakukan di kantor-kantor Lazismu se-Kabupaten Pekalongan. (Nanang)



