UMPP Perkuat Reputasi Riset: 5 Dosen Raih Pendanaan Nasional dari Kementerian

muhammadiyahpekalongan.or.id I PEKALONGAN – Komitmen Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbuah manis. Lima dosen dari berbagai disiplin ilmu secara resmi dinyatakan lolos dalam seleksi nasional dan berhak menerima pendanaan Hibah Penelitian Tahun 2026 dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.
Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), keberhasilan ini dipandang sebagai pengakuan atas kualitas proposal riset dosen UMPP yang kompetitif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan riset di Indonesia.
Capaian Strategis Berbagai Skema
Daftar penerima hibah tahun ini mencakup berbagai skema penelitian, mulai dari fundamental hingga penguatan bagi dosen muda. Salah satu capaian membanggakan diraih oleh Bdn. Risqi Dewi Aisyah, SST., MPH (Pendidikan Profesi Bidan) yang berhasil menembus skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR).
Selain itu, empat dosen lainnya berhasil meraih pendanaan pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP), yakni:
-
Dr. Rita Dwi Hartanti, M.Kep., Ns., Sp.Kep.MB (Sarjana Keperawatan)
-
apt. Riska Kurnia Oktaviani, M.Farm (Sarjana Farmasi)
-
Ardhia Pramesti Amalia, S.Ftr., Ftr., M.K.M (Pendidikan Profesi Fisioterapi)
-
Siti Sardianti DT, S.Tr.Kes., M.Fis (Sarjana Fisioterapi)
Inovasi untuk Pembangunan Bangsa
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan UMPP dalam mendorong peningkatan kualitas penelitian serta menghasilkan karya ilmiah yang berdampak bagi masyarakat. Pihak universitas berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan produktivitas riset.
“Hibah penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan negara, sejalan dengan peran UMPP sebagai pusat pengembangan ilmu dan inovasi,” ungkap perwakilan LPPM UMPP.
Dengan hasil ini, UMPP semakin mantap memposisikan diri sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pengajaran, tetapi juga kuat dalam pilar penelitian berskala nasional.



