Semarakkan Milad 109 Aisyiyah, TK ABA Kajen 2 Gelar Ground breaking Ruang Kelas Baru

muhammadiyahpekalongan.or.id | Pekalongan – Dalam rangka menyemarakkan Milad ke-109 Aisyiyah, TK ABA Kajen 2 menggelar Ground breaking Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ruang Kelas Baru, Ahad, 17 Mei 2026, di halaman TK ABA Kajen 2, jalan Bahurekso, Kajen, Pekalongan. Hadir dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Propinsi Jawa Tengah, Sofwan Sumadi, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pekalongan, Rumainur, Ketua Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah (PAUD DASMEN) Aisyiyah Kabupaten Pekalongan, Hj. Megawati, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, H. Achmad Sholeh, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen, Masyhudi, serta Ketua Komite Sekolah TK ABA Kajen 2.
Dalam sambutannya, Kepala TK ABA Kajen 2, Siti Munawaroh, S. Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan dana hibah melalui aspirasi anggota DPRD Propinsi Jawa Tengah, Sofwan Sumadi, sebesar 200 juta untuk pembangunan ruang kelas baru tersebut.
“Sejak tahun 2024-2025, kami harus memodifikasi kelas, pagi untuk pembelajaran dan siang untuk tidur adik-adik TPA. Saat pembelajaran kami ikat tempat tidurnya agar tetap nyaman dipakai untuk kelas”, tutur Bu Mumun, sapaan akrab Siti Munawaroh.
Bu Mumun berharap dengan tambahan ruang kelas baru nanti, pembelajaran kembali jadi lebih efektif dan ruang tidur anak-anak TPA juga tidak terganggu.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pekalongan, Rumainur, menegaskan sebagai pimpinan Aisyiyah dirinya bertekad akan terus memperjuangkan kesejahteraan guru-guru Kelompok Bermain dan TK Aisyiyah.
“Sebagai pimpinan Aisyiyah, mungkin saya termasuk pemimpin yang zalim, karena masih banyak guru-guru Aisyiyah yang gajinya kecil, tapi saya bertekad untuk terus menggerakkan infaq warga Aisyiyah untuk mendukung terwujudnya kesejahteraan guru-guru Aisyiyah, serta mensukseskan pembangunan SD Aisyiyah di Sragi melalui LAZISMU”, tutur Bu Rum, sapaan akrab Rumainur.
Rumainur mengingatkan kepada seluruh warga Aisyiyah, agar selalu menebar manfaat bagi orang lain dan masyarakat. Rumainur berpendapat bahwa warga Aisyiyah harus dapat menggerakkan masyarakat, menjadi motor, kalau tidak mampu menggerakkan berarti tidak ada manfaatnya.
“Saya menggerakkan infaq bukan untuk saya pribadi, tapi untuk Aisyiyah, untuk pembangunan SD Aisyiyah, untuk guru-guru Aisyiyah”, tutur Rumainur.
Dalam momen milad ke-109 Aisyiyah tersebut, Rumainur mentargetkan agar gaji guru Kelompok Bermain dan TK Aisyiyah mampu mencapai 25% dari UMR. Rumainur meyakini melalui peran serta dari LAZISMU, harapan itu akan dapat terwujud.
Rumainur juga berterima kasih kepada anggota DPRD Jateng, H. Sofwan Sumadi, yang turut peduli terhadap pengembangan sekolah-sekolah dan guru-guru Aisyiyah.
“Muhammadiyah dan Aisyiyah tidak pernah nyadong (meminta), tapi terbukti kader-kader persyarikatan dimanapun selalu memikirkan amal usahanya”, tutur Rumainur. (Nanang)



