Berita AUM

Guru Harus Peka Sosial, Pesan Kuat dari Seremoni Pembangunan Gedung TK ABA 2 Kajen

muhammadiyahpekalongan.or.id I KAJEN – Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung TK ABA Aisyiyah 2 Kajen pada Ahad (17/5/2026) menjadi momentum penting bagi penguatan karakter tenaga pendidik. Selain menandai modernisasi fasilitas fisik, agenda ini menekankan pentingnya kompetensi dan kepekaan sosial guru agar nilai-nilai pendidikan yang diajarkan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat sekitar.

Acara yang berlangsung khidmat di lingkungan sekolah tersebut dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Sofwan Sumadi. Kehadiran pihak legislatif ini sekaligus membawa angin segar bagi pengembangan institusi melalui penyerahan bantuan hibah untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB).

Pendidikan yang Membumi

Dalam arahannya, H. Sofwan Sumadi menggarisbawahi bahwa guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki tanggung jawab besar sebagai peletak fondasi karakter generasi penerus. Oleh karena itu, kompetensi mereka tidak boleh berjarak dari realitas sosial lingkungan tempat mereka mengajar.

Baca Juga  Tanamkan Empati Sejak Dini, Muhammadiyah Kajen Bagikan 1.899 Paket di Milad ke-113

“Peningkatan mutu TK ABA ini harus dilakukan secara komprehensif. Selain sarana prasarana, tenaga pendidik harus memiliki kepekaan sosial yang tinggi agar nilai-nilai pendidikan yang diberikan dapat lebih membumi dan sesuai dengan kebutuhan riil peserta didik,” ujar Sofwan.

Sinergi Menuju PAUD Berkemajuan

Seremoni pembangunan ini turut disaksikan oleh keluarga besar ‘Aisyiyah, tokoh masyarakat, para guru, dan wali murid yang tampak antusias mendukung jalannya proyek. Gotong royong lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya lingkungan belajar yang nyaman, Islami, dan berkualitas tinggi.

Dengan perbaikan aspek infrastruktur serta peningkatan kepekaan sosial para gurunya, Gedung Baru TK ABA Aisyiyah 2 Kajen diproyeksikan mampu membawa manfaat luas bagi masyarakat sekaligus mendongkrak mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Pekalongan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button