Kantor Layanan LazisMu Wonopringgo Tebar Senyum 150 Yatim dan Dhuafa
Selasa, 12 Juni LazisMu kembali selenggarakan pembagian bingkisan dan santunan untuk anak yatim dan dhuafa, yang pada hari ini diselenggarakan di kantor layanan Wonopringgo bertempat di Masjid kampus terpadu Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wonopringgo. Setelah sebelumnya acara menabar 3000 senyum yatim dhuafa dilaksanakan di kantor layanan Bligo dan Doro dengan masing-masing total bingkisan dari Bligo sebanyak 180 paket, dan Doro sebanyak 175 paket, maka di Wonopringgo sebanyak 150 paket.
“Sebenarnya Wonopringgo ini dapatnya jatah dari LazisMu daerah hanya 65 paket bingkisan saja, tapi Alhamdulillah sampai hari ini dari Kantor Layanan LazisMu Wonopringgo mampu untuk melengkapi menjadi 150 paket bingkisan.” Jelas Amir Ketua Kantor Layanan LazisMu Wonopringgo dalam sambutannya.
Sebelum acara pembagian bingkisan dan buka bersama terlebih dahulu diisi dengan tausiah dari ustad Saefur Rohman yang pada tausiahnya kembali menekankan akan pentingnya pengamalan surrah al ma’un seperti yang diajarkan oleh sang pencerah Kh.Ahmad Dahlan, yakni tentang memelihara anak yatim dan kaum dhuafa. Seperti sudaku menjadi nafas pergerakan Muhammadiyah yang tidak bisa terpisahkan dari memberi bantuan dan santunan, maka LazisMu Daerah Kab.Pekalongan tergerak untuk melaksanakan kegiatan menebar senyum 3000 yatim dhuafa.
“Yah saya merasa senang dan terbantu sekali dengan adanya kegiatan semacam ini dari LazisMu, apa lagi ini kan waktunua bertepatan anyara mau lebaran dan kenaikan kelas anak-anak, karena suami saya sudah meninggal jadi ini sangat membantu, padahal saya sendiri bukan orang Muhammadiyah tapi mendapat bantuan dari Muahmmadiyah.” Tutur Yuli slaah satunpenerima bantuan.
Muahmmadiyah memang tidak selalu memandang siapa yang harus menerima bantuan, apakah dari kalangan Muhammadiyah atau bukan, yang menjadi tolak penilaian penerima bantuan adalah mereka anay yatim dan dhuafa yang memang seharusnya dibantu.
“Sejatinya kita semua adalah saudara seiman dan setanah air, jadi dari kami tidak membedakan apakah harus dari kalangan Muhammadiyah atau bukan, semoga apa yang kami berikan ini bisa benar-benar bermanfaat bagi yang menerima.” Papar Hajri Riyanto Ketua LazisMu Daerah Kab.Pekalongan.



