Berita Ortom

Tapak Suci Putera Muhammadiyah Wiradesa Borong Medali di Kejuaraan Tegal Championship

muhammadiyahpekalongan.or.id , Tegal – Kontingen Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Wiradesa kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Tegal Championship 2 yang digelar pada 14–15 Februari 2026 di GOR Tegal Selatan. Kejuaraan pencak silat tersebut diikuti 1.092 peserta dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Lampung.

Kompetisi mempertandingkan berbagai kategori, yakni Pra Usia Dini, Usia Dini 1 (SD), Usia Dini 2 (SD), Pra Remaja (SMP), Remaja (SMA), Mahasiswa, Dewasa, dan Umum. Ribuan atlet dari berbagai daerah bersaing secara kompetitif dalam ajang pembinaan dan peningkatan prestasi tersebut.

 

Dalam kejuaraan dua hari itu, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Wiradesa berhasil meraih enam medali dengan rincian satu emas, tiga perak, dan dua perunggu.

Medali emas diraih Arza Hilllaul I pada Kategori Tanding Kelas Usia Dini 2 Putra (Juara I). Tiga medali perak dipersembahkan oleh Ainun Mardiyah pada Kategori Tanding Kelas Usia Dini 2 Putri (Juara II), Retno Maulana pada Kategori Tanding Kelas Usia Dini 2 Putra (Juara II), serta Nisrina Ulfah pada Kategori Tanding Kelas C Remaja Putri (Juara II).

Baca Juga  Aisyiyah Kabupaten Pekalongan Launching Pesantren Lansia Miftahul Jannah

Adapun dua medali perunggu diraih oleh Khafid Numan R dan Haidar Khafid S pada Kategori Tanding Kelas Usia Dini 2 Putra (Juara III).

 

Ketua Kontingen Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Wiradesa menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah membantu pembinaan dan keberangkatan atlet. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiradesa, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Wiradesa, PRM se-Wiradesa, serta para donatur yang telah memberikan dukungan. Alhamdulillah, hasil yang kami peroleh cukup memuaskan,” ujarnya.

 

Menurutnya, kejuaraan bukan sekadar tentang perolehan medali, tetapi juga bagian dari proses pembinaan mental, karakter, dan tanggung jawab atlet dalam membawa nama baik organisasi. Dengan jumlah peserta mencapai 1.092 orang, kompetisi berlangsung ketat dan menjadi ajang pembelajaran yang berharga bagi para atlet.

 

Prestasi ini menegaskan bahwa hasil tidak pernah lahir secara instan. Latihan yang konsisten, mental yang teruji, serta dukungan yang solid menjadi fondasi utama lahirnya capaian tersebut. Kejuaraan adalah ruang untuk menempa keberanian dan karakter. Ketika kerja keras dan kebersamaan berjalan seiring, maka lahirlah generasi yang tangguh dan siap berprestasi lebih tinggi.

Baca Juga  Semarak Milad ke-113, Muhammadiyah Bojong Akan Adakan Tabligh Akbar hingga Hadiah Sepeda Motor

 

Dengan semangat pembinaan berkelanjutan, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Wiradesa optimistis dapat terus berkembang dan mencetak atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama perguruan, organisasi, dan daerah di tingkat regional maupun nasional.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button