Pemuda Muhammadiyah Pekalongan Siapkan Program Ramadhan dan Kerja Sama Bisnis Sosial

PEKALONGAN, 16 Januari 2026 – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pekalongan mematangkan sejumlah agenda strategis tahun 2026 melalui forum internal yang digelar di Qonsha Coffee and Eatery, Jumat (16/1/2026). Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan arah kegiatan dakwah, kaderisasi, serta penguatan jejaring kolaborasi yang dinilai berdampak langsung pada pembinaan pemuda dan kehidupan sosial-keagamaan di tingkat lokal.
Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB tersebut dihadiri pimpinan harian PDPM Kabupaten Pekalongan beserta ketua bidang terkait. Forum difokuskan pada penyelarasan agenda pasca-Idulfitri, rencana pengajian pimpinan, serta program Ramadhan yang akan menyentuh basis cabang Pemuda Muhammadiyah di wilayah kabupaten.
Ketua PDPM Kabupaten Pekalongan, Agung Dwi Hanggoro, A.Md., menyampaikan bahwa salah satu agenda yang disiapkan adalah rencana kunjungan ke PDPM Wonosobo untuk menjajaki kerja sama pengembangan unit bisnis roti dan kopi bersama RSI Pekajangan.
“Kami melihat pentingnya belajar dari praktik baik yang sudah berjalan di daerah lain. Rencana ini tidak hanya soal usaha, tapi juga kemandirian organisasi yang hasilnya bisa kembali ke kegiatan sosial dan dakwah,” ujar Agung.
Selain itu, forum juga mematangkan rencana pengajian pimpinan yang akan menghadirkan Ustadz Solahudin Zuhri dari Yogyakarta. Pengajian tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran bersama lintas struktur, dari tingkat daerah hingga ranting.
“Kehadiran seluruh unsur pimpinan diharapkan dapat memperkuat kesatuan gerak dan pemahaman nilai dakwah yang kontekstual,” tambah Agung.
Ketua Bidang Dakwah dan Komunikasi Informasi PDPM Kabupaten Pekalongan, Syifa Ma’ruf, M.Pd., menambahkan bahwa pengajian pimpinan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (6/2/2026) pukul 15.00 WIB di Rektorat Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP).
“Kami ingin pengajian ini menjadi ruang belajar yang tertata, terbuka, dan bisa dipertanggungjawabkan secara program,” kata Syifa.
Dalam forum yang sama, juga dibahas rencana penulisan materi Ramadhan yang akan dikerjakan bersama Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Kabupaten Pekalongan. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan konten dakwah yang relevan dan mudah diakses masyarakat selama bulan Ramadhan.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi dan Kader PDPM Kabupaten Pekalongan, Yulli Prabowo, memaparkan rencana kegiatan Ramadhan berupa turun ke bawah (turba) ke cabang-cabang dengan memanfaatkan momentum tarawih keliling (tarling).
“Program ini diarahkan untuk memperkuat kaderisasi dan komunikasi langsung dengan pemuda di tingkat akar rumput,” jelas Yulli.
Secara keseluruhan, forum pematangan agenda ini menunjukkan upaya PDPM Kabupaten Pekalongan dalam menata program secara terencana dan kolaboratif. Di tengah dinamika sosial pemuda, langkah-langkah ini menjadi pembelajaran penting tentang bagaimana organisasi kepemudaan merancang keberlanjutan kegiatan yang tidak hanya rutin, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat.



