Berita AUM

Keseimbangan Ilmu dan Iman, SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Wisuda Siswa Berjiwa Tahfidz

muhammadiyahpekalongan.or.id I PEKALONGAN – SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan (SMUHI) Pekalongan sukses menggelar Wisuda Purnawiyata Tahun Pelajaran 2025/2026 di Hotel Dafam Pekalongan, Jumat (9/5/2026). Prosesi wisuda tahfidz dan sambung ayat Al-Qur’an yang ditampilkan para siswa menjadi bukti nyata keberhasilan sekolah dalam mencetak generasi yang religius sekaligus kompetitif.

Mengusung tema “Berilmu, Berakhlak, dan Berkarya untuk Peradaban”, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten dan Kota Pekalongan, serta orang tua wali murid. Suasana haru menyelimuti ruangan saat para wisudawan menunjukkan kemampuannya menghafal kalam ilahi di hadapan para tamu undangan.

Sambutan-sambutan dari para stakeholder

Pesan Karakter dari Kepala Sekolah

Kepala SMUHI Pekalongan, Amilah, S.IP., menekankan bahwa kelulusan ini adalah langkah awal untuk menjaga marwah Islam di jenjang yang lebih tinggi. Beliau menitipkan empat pesan penting: menjaga akhlakul karimah, memelihara hubungan baik dengan sesama dan pencipta, menjadi pembelajar sepanjang hayat, serta bersungguh-sungguh dalam mengejar mimpi.

Baca Juga  Kyai Salim Jufri Ungkap 5 Rahasia Mengapa Muhammadiyah Tetap Kokoh dan Relevan Melintasi Zaman

“Jangan pernah berhenti belajar dan berjuang sampai akhir hayat. Semangatlah menggapai mimpi dan bersungguh-sungguh menemukan jalan jati diri untuk masa depan yang lebih baik,” tegas Amilah dalam sambutannya.

Mencetak Kader Bangsa

Wakil Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, Mardi Raharjo, turut memberikan apresiasi atas peran SMUHI sebagai pilar pendidikan Muhammadiyah yang telah banyak melahirkan tokoh penting dan ilmuwan. Ia berpesan agar para lulusan menggantungkan cita-cita setinggi langit dengan tetap menjadikan ilmu agama sebagai fondasi utama.

Momen purnawiyata ini ditutup dengan pelantikan dan ikrar wisudawan, menandai kesiapan alumni SMUHI untuk berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan peradaban.

kontributor : Shofani

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button