Dobrak Menara Gading, Sekolah Kader Muhammadiyah Pekajangan Dorong Distribusi Pemimpin Publik

muhammadiyahpekalongan.or.id I PEKAJANGAN – Melalui forum intensif di Kampus UMPP, MPKSDI PCM Pekajangan persiapkan kader ideologis yang siap ambil peran di sektor legislatif hingga birokrasi pemerintahan. Langkah ini diambil guna memastikan nilai-nilai Islam Berkemajuan mewarnai setiap kebijakan publik.
Semangat mencetak kader Muhammadiyah yang berkemajuan terus diwujudkan melalui Sekolah Kader Muhammadiyah Pekajangan yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PCM Pekajangan. Kegiatan penguatan ideologi ini berpusat di Kampus Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP).
Politik Sebagai Alat Penentu Kebijakan Publik
Pada hari kedua pelaksanaan, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Sofwan Sumadi, hadir sebagai narasumber utama untuk membedah esensi politik yang kerap disalahpahami di tingkat akar rumput. Menurut politisi PAN tersebut, politik bukan sekadar arena kontestasi kekuasaan pragmatis, melainkan sebuah sarana taktis dalam menentukan arah pembangunan bangsa, menyusun regulasi kebijakan publik, serta mengalokasikan anggaran yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Oleh karena itu, kader persyarikatan diminta tidak lagi bersikap apolitis ataupun menjauhi dunia kebijakan. Sebaliknya, kompetensi kepemimpinan dan integritas harus disiapkan guna mewarnai ruang-ruang publik dengan nilai-nilai luhur organisasi.
“Kader Muhammadiyah tidak cukup hanya menjadi penonton pasif dalam proses politik. Kita harus menjadi pelaku aktif yang menghadirkan nilai-nilai Islam Berkemajuan, kejujuran, amanah, serta keberpihakan yang jelas kepada kepentingan masyarakat luas. Politik adalah instrumen dakwah untuk menghadirkan kemaslahatan,” tegas H. Sofwan Sumadi di hadapan puluhan peserta.
Inkubasi Calon Pemimpin Publik
Lebih lanjut, H. Sofwan Sumadi mengajak para kader untuk tidak alergi terhadap dunia politik. Kader Muhammadiyah perlu mempersiapkan diri sejak dini dengan bekal ilmu, kepemimpinan, integritas, dan kemampuan komunikasi yang kuat. Kesiapan ini krusial agar persyarikatan memiliki keterwakilan yang mumpuni di berbagai sektor publik, baik sebagai anggota legislatif, kepala daerah, birokrat, maupun pemimpin publik lainnya yang membawa nilai-nilai Muhammadiyah dalam setiap kebijakan.
Sekolah Kader Muhammadiyah Pekajangan ini menjadi ikhtiar sistematis dari MPKSDI PCM Pekajangan untuk menginkubasi kader yang unggul dan berintegritas. Melalui pembekalan intensif ini, lulusan sekolah kader diproyeksikan tidak hanya kuat secara teologis, melainkan juga responsif terhadap dinamika kebangsaan dan siap mengambil peran strategis di ruang publik sebagai bagian dari solusi pembangunan bangsa.



