Berita AUM

UMPP Sukses Gerakkan Forum Kolaborasi SUMU Raya Pasca-Raih Penghargaan dari PWM Jateng

muhammadiyahpekalongan.or.id I PEKAJANGAN – Kukuh sebagai Kampus Ramah UMKM, UMPP langsung tancap gas mematangkan program pendampingan multidisiplin bagi ratusan unit usaha di tingkat akar rumput. Langkah strategis ini diwujudkan melalui komitmen nyata universitas pasca-menerima apresiasi resmi dari struktur wilayah.

Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) sukses menegaskan perannya sebagai pusat kolaborasi ekonomi umat dengan menjadi tuan rumah perhelatan Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Pekalongan Raya pada Sabtu, 11 Juli 2026. Momentum ini menjadi panggung penguatan sinergi antara dunia akademisi, pelaku usaha, dan struktur persyarikatan.

Legitimasi Kampus Ramah UMKM

Keaktifan UMPP dalam membangun ekosistem kewirausahaan di luar menara gading akademik berbuah apresiasi tinggi. Dalam rangkaian acara tersebut, UMPP resmi menerima Penghargaan Kampus Ramah UMKM dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Lembaga Pengembang UMKM (LP-UMKM) PWM Jateng, Khafid Sirotudin, S.E., M.Si., kepada perwakilan Badan Pembina Harian (BPH) UMPP, Tjahyono, M.Pd. Langkah UMPP dinilai konsisten dalam menghadirkan program pendidikan, riset terapan, hingga pengabdian masyarakat yang memberikan dampak langsung pada peningkatan kapasitas kelas pelaku usaha mikro.

Baca Juga  Kajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan UMPP : Ikhlas, Fondasi Keluarga dan Karier yang Sukses

“Perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis. Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen UMPP yang selalu terbuka terhadap inovasi dan siap menjadi inkubator bisnis bagi pertumbuhan ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat,” ujar Tjahyono pasca-menerima plakat penghargaan.

Hilirisasi Riset dan Pendampingan Akar Rumput

Agenda yang diinisiasi oleh Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan ini memadati kampus UMPP dengan kehadiran pelaku UMKM dari wilayah Pekalongan Raya. Melalui forum diskusi bertema “Membangun Kolaborasi, Memperkuat Ekosistem UMKM Muhammadiyah”, seluruh elemen merumuskan cetak biru penguatan jejaring pasar lokal.

Khafid Sirotudin selaku Ketua LP-UMKM PWM Jateng menegaskan bahwa sinergi segitiga antara kampus, pelaku usaha seperti SUMU, dan struktur Muhammadiyah harus melahirkan program nyata. Ke depan, UMPP diharapkan menjadi motor hilirisasi riset untuk mendampingi UMKM dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan legalitas usaha.

Baca Juga  Lazismu Wiradesa Raih Penghargaan Penghimpunan Terbanyak Ramadhan 1446 Hijriyah

Menutup agenda kopdar akbar, pihak UMPP dan pengurus SUMU Pekalongan Raya berkomitmen untuk langsung mengimplementasikan hasil forum ke dalam program aksi nyata. Kolaborasi lintas sektor ini diproyeksikan mampu melahirkan inovasi produk, meningkatkan daya saing usaha daerah, serta memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan ekonomi umat secara berkelanjutan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button