Bangun SD Aisyiyah Pertama, Muhammadiyah Sragi Terima Wakaf di Sela Kegiatan Ramadan
muhammadiyahpekalongan.or.id I SRAGI – Warga Sragi menyambut antusias rencana pembangunan Sekolah Islam Unggulan SD Aisyiyah pertama di Kabupaten Pekalongan yang digagas oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) setempat. Proyek strategis ini mendapatkan dukungan penuh dari keluarga Ir. Nur Hasan melalui wakaf tanah dan rumah yang diserahkan secara simbolis menjelang waktu berbuka puasa, Minggu (8/3/2026).
Penyerahan aset berupa sebidang tanah dan bangunan seluas 510 meter persegi ini berlangsung khidmat di sela kegiatan kajian senja. Ir. Nur Hasan, MT menyerahkan amanah tersebut kepada Ketua PCM Sragi, Sugeng Dwiyanto, S.Pd, di hadapan ratusan jamaah yang hadir.
Langkah ini menjadi fondasi utama bagi Muhammadiyah untuk memperluas akses Sekolah Islam Unggulan di wilayah tersebut. Keluarga besar almarhum Ustadz Sunaryo berharap langkah ini menjadi motor penggerak dakwah yang berkelanjutan.
Ketua PCM Sragi, Sugeng Dwiyanto, menjelaskan bahwa lokasi tersebut akan segera dibangun menjadi SD Aisyiyah. Proyek ini memiliki nilai historis dan strategis bagi dunia pendidikan di Kabupaten Pekalongan.
“InsyaAllah tanah wakaf ini akan kami manfaatkan untuk pembangunan SD Aisyiyah. Jika terwujud, sekolah ini akan menjadi SD Aisyiyah pertama di Kabupaten Pekalongan,” ujar Sugeng Dwiyanto dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa lembaga ini bertujuan mencetak generasi muda yang memiliki kedalaman ilmu sekaligus akhlak mulia. Pihaknya berkomitmen mengelola amanah tersebut agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Momentum ini semakin bermakna karena bertepatan dengan kegiatan Ramadan yang penuh berkah. Ir. Nur Hasan menekankan bahwa penyerahan ini adalah bentuk dedikasi keluarga untuk melanjutkan perjuangan sang ayah.
“Kami dari keluarga berharap wakaf ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Ini juga sebagai bentuk melanjutkan cita-cita almarhum Bapak yang sangat mencintai perjuangan Muhammadiyah,” tutur Nur Hasan saat memberikan sambutan.
Ustadz Salim Jufri, M.Pd, dalam tausiyahnya juga mengingatkan jamaah mengenai dahsyatnya pahala jariyah dari sebuah pembangunan sekolah. Menurutnya, selama ilmu bermanfaat diajarkan di sana, maka pahala bagi pemberi wakaf tidak akan pernah terputus.
Sebagai penutup, seluruh jamaah melakukan doa bersama. Mereka berharap proses pembangunan SD Aisyiyah tersebut berjalan lancar sehingga segera melahirkan generasi rabbani di Sragi.



