Berita Ortom

Inspirasi Perempuan Berkemajuan: Kader Nasyiatul Aisyiyah Kedungwuni Sabet Juara Lomba Dakwah Digital PDA Pekalongan

muhammadiyahpekalongan.or.id I PEKALONGAN – Kiprah kader perempuan muda Muhammadiyah di tingkat akar rumput kembali menorehkan tinta emas. Sinergi akademis dan keaktifan berorganisasi mengantarkan Nagita Histimuna Aisyah, S.Pd., sukses menyabet Juara 1 Lomba Video Kultum tingkat daerah yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pekalongan. Penghargaan yang diserahkan di Masjid Al-Huda Kedungwuni ini menegaskan kapasitas unggul serta kualitas kader muda ‘Aisyiyah lintas jenjang.

Menariknya, prestasi di bidang dakwah digital ini diraih di tengah padatnya aktivitas struktural Nagita. Ia tercatat mengemban amanah di berbagai lini persyarikatan secara simultan, mulai dari Ketua Bidang Pendidikan dan Penelitian PCNA Kedungwuni, Anggota MTK PCA Kedungwuni, hingga Sekretaris Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Kedungwuni Timur. Di luar organisasi, ia juga aktif sebagai mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana UIN Walisongo Semarang.

Baca Juga  Siswa SD Muhammadiyah Wonokerto Sabet Dua Gelar Juara Panahan di POPDA 2026

Fondasi Dakwah yang Mendalam

Keterlibatan aktif Nagita di berbagai lini organisasi dan dunia akademik tersebut tampaknya menjadi fondasi kuat dalam menyusun materi dakwah yang mendalam, inklusif, dan relevan dengan tantangan zaman. Melalui keahlian menyelaraskan konten materi keagamaan dengan kreativitas visual dalam bentuk rekaman video, ia berhasil memikat hati dewan juri dalam kompetisi bertema “Ramadhan Berkah, Mencerahkan Semesta” tersebut.

Prosesi penyerahan penghargaan dilaksanakan secara khidmat pada Ahad (31/5/2026) bertempat di Masjid Al-Huda Kedungwuni. Agenda ini dihadiri langsung oleh Ketua PDA Kabupaten Pekalongan beserta jajaran pengurus Majelis Ketarjihan Cabang se-Kabupaten Pekalongan.

Amanah untuk Terus Produktif

Usai menerima penghargaan, Nagita menyampaikan rasa syukur mendalam sekaligus menegaskan bahwa apresiasi ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan sebuah tanggung jawab baru bagi dirinya.

“Pencapaian prestasi ini sebetulnya saya anggap sebagai sebuah amanah sekaligus motivasi besar untuk tidak berhenti berkarya dan berdakwah di era digital. Semoga dengan adanya pencapaian ini, saya dapat terus belajar dan konsisten memperbaiki diri, terutama dalam mengemas serta menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat luas,” ujar Nagita takzim.

Baca Juga  Ketika Dakwah Bertemu Wirausaha: Semangat Aisyiyah Pekalongan Mencetak Mompreneur Unggul

Keberhasilan Nagita ini diharapkan mampu memicu gairah dakwah digital di lingkungan kader muda Nasyiatul Aisyiyah dan ‘Aisyiyah di tingkat Cabang Kedungwuni, sekaligus membuktikan bahwa kader perempuan persyarikatan mampu bersinar menjadi akademisi Islam yang kreatif dan solutif di era modern.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button