Berita AUM

Sasar Pengguna Jalan, Mahasiswa Teknik UMPP Bagikan Puluhan Paket Takjil di Ringinpitu Sragi

Sasar Pengguna Jalan, Mahasiswa Teknik UMPP Bagikan muhammadiyahpekalongan.or.id | PEKALONGAN – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 H dimanfaatkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (BEM Fastikom UMPP) untuk menebar kebaikan. Para mahasiswa menggelar aksi berbagi takjil gratis bagi masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Ringinpitu, Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jumat (13/3/2026).

​Bertempat di titik strategis sebelah SPBU Sragi, sebanyak 60 paket takjil dibagikan oleh seluruh anggota BEM Fastikom UMPP. Aksi ini menyasar para pengendara dan warga sekitar yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Setyo Adi Permana, ​Ketua BEM Fastikom UMPP menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial mahasiswa terhadap lingkungan sekitar.

​”Kami ingin hadir di tengah masyarakat, meski sederhana melalui 60 paket takjil ini. Harapannya, hal kecil ini bisa membantu warga yang sedang dalam perjalanan agar tetap bisa membatalkan puasa tepat waktu,” ujarnya di sela-sela pembagian takjil.

Baca Juga  Lulus 100%, 430 Siswa SMK Muhamka Lakukan Sujud Syukur

​Setelah aksi sosial di jalan raya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan agenda buka bersama internal seluruh pengurus BEM Fastikom UMPP. Agenda ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan soliditas antar-anggota dalam menjalankan roda organisasi ke depan.

​Meskipun kegiatan berjalan lancar, pihak panitia mengaku tetap melakukan evaluasi mendalam untuk agenda-agenda selanjutnya.

​”Alhamdulillah, semua berjalan kondusif. Namun, kami menyadari masih ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam manajemen distribusi di lapangan. Kedepannya, kami berkomitmen untuk mengemas kegiatan serupa dengan lebih rapi dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” tambahnya dengan penuh optimisme.

​Melalui kegiatan ini, BEM Fastikom UMPP berharap semangat berbagi tidak hanya berhenti di bulan Ramadhan, tetapi menjadi pemantik bagi aksi-aksi kemanusiaan lainnya di masa mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button