Berita AUM

Asyiknya Belajar Sains Lewat Komik, Gelar Literasi MIM Kauman Pukau Siswa di Hardiknas 2026

muhammadiyahpekalongan.or.id | MI Muhammadiyah (MIM) Kauman Wiradesa menghadirkan cara unik merayakan Hari Pendidikan Nasional dengan mengajak siswa membedah sains melalui Majalah Kuark, Sabtu (2/2). Menggunakan media komik edukatif, para siswa kelas 4 diajak menyelami dunia ilmu pengetahuan sekaligus melatih kemampuan presentasi di depan publik.

​Kegiatan bertajuk Gelar Literasi dan Membaca Nyaring ini dipusatkan di perpustakaan sekolah, Pustaka B.J. Habibie. Melalui media komik, hambatan siswa dalam memahami istilah sains yang rumit berhasil diatasi dengan visualisasi yang menarik dan menyenangkan.

​Kepala MIM Kauman, Muhammad Sukron, S.Pd.I, mengapresiasi inovasi ini sebagai langkah konkret membangun generasi cerdas. “Literasi adalah fondasi. Kami ingin siswa tidak hanya gemar membaca, tetapi mampu mengomunikasikan ilmu yang mereka dapatkan dengan percaya diri,” tegasnya.

​Metode Membaca Nyaring dan Presentasi Mandiri

​Tidak sekadar membaca, para siswa dari kelas 4A, 4B, dan 4C juga ditantang untuk membuat ringkasan dari materi yang telah dibaca. Puncak keseruan terjadi saat mereka diminta tampil ke depan kelas untuk melakukan “Membaca Nyaring” hasil ringkasan tersebut di hadapan teman-temannya.

Baca Juga  Awali Tahun Akademik Baru, Politeknik Muhammadiyah Pekalongan Gelar Raker dan IHT

​Pustakawan sekaligus penyelenggara, Lia Pramuditha, S.I.Pust, menjelaskan bahwa pemilihan literasi sains anak SD melalui format komik bertujuan untuk mengubah persepsi bahwa sains itu sulit. “Kami ingin menjadikan perpustakaan sebagai pusat aktivitas belajar yang inspiratif. Dengan komik Kuark, siswa lebih mudah menangkap konsep sains dan berani menyampaikannya secara lisan,” tuturnya.

​Tumbuhkan Kepercayaan Diri dan Kepedulian Lingkungan

​Manfaat nyata dirasakan oleh para peserta, salah satunya Arfyn Nurul Bahri dari kelas 4B. Ia mengaku kegiatannya ini membantunya mengalahkan rasa gugup saat berbicara di depan orang banyak. Selain aspek intelektual, kegiatan ini juga disisipkan pesan karakter untuk mencintai lingkungan.

​Penyelenggara mengajak seluruh siswa untuk membiasakan penggunaan botol minum pribadi (tumbler) guna mengurangi sampah plastik di sekolah. Inisiatif ini menegaskan komitmen MIM Kauman dalam mencetak kader yang tidak hanya unggul secara literasi, tetapi juga memiliki kesadaran ekologi yang tinggi. Melalui pendidikan sains kreatif ini, MIM Kauman optimis semangat Hardiknas 2026 akan terus membekas dalam keseharian siswa.

Baca Juga  Mulai dari Berani Kata 'Tidak', Inilah 5 Materi Penting Pendidikan Seks bagi Siswa SD Muhammadiyah Wonokerto

Kontributor : Rosichudin

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button