Bangun Wawasan Luas, SD Muhammadiyah Tangkil Tengah Gelar Outing Class Edutrain

muhammadiyahpekalongan.or.id | Literasi transportasi publik menjadi fokus utama dalam agenda outing class SD Muhammadiyah Tangkil Tengah yang berlangsung di atas rel kereta api bersama PT KAI, Kamis (30/4). Kegiatan ini dirancang untuk memperluas laboratorium belajar siswa dari sekadar teks di buku menjadi pengamatan langsung di lapangan.
Perjalanan edukasi ini menjadi sangat spesial dengan kehadiran Ibu Anita, pemandu dari tim KAI yang mendampingi sepanjang kegiatan. Melalui metode metode pembelajaran inovatif, Ibu Anita memberikan wawasan baru kepada 63 siswa-siswi mengenai seluk-beluk perkeretaapian nasional.
”Para siswa diajak memahami berbagai hal penting, mulai dari sistem operasional kereta api, budaya disiplin saat menggunakan fasilitas publik, hingga prosedur keselamatan yang ketat,” ujar Luluk Zakiyah, perwakilan pihak sekolah. Antusiasme peserta pun tampak luar biasa, didukung oleh semangat para guru dan orang tua yang mendampingi.
Belajar di Luar Kelas: Menanamkan Etika Publik
Selama perjalanan, para siswa tidak hanya duduk sebagai penumpang, tetapi juga aktif berinteraksi untuk memahami bagaimana kereta api bergerak dan pentingnya mematuhi rambu-rambu lintasan. Pengalaman ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membiasakan siswa tepat waktu dan tertib di area stasiun maupun dalam gerbong.
Kegiatan Edutrain SD Muhammadiyah Tangkil Tengah ini membuktikan bahwa suasana belajar yang menyenangkan mampu mempercepat penyerapan informasi oleh anak-anak. Informasi teknis yang biasanya terasa kaku, berubah menjadi materi yang menarik berkat gaya penyampaian pemandu yang komunikatif.
Edukasi Transportasi KAI untuk Masa Depan
Melalui edukasi transportasi KAI ini, SD Muhammadiyah Tangkil Tengah berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pengetahuan ini diharapkan menjadi bekal bagi siswa dalam berinteraksi dengan infrastruktur nasional di masa depan.
”Siswa tidak hanya pulang membawa kenangan indah, tetapi juga membawa bekal pengetahuan tentang transportasi nasional serta etika bertransportasi yang baik,” tambah Luluk. Harapannya, semangat belajar dari kegiatan belajar di luar kelas ini terus membekas dalam ingatan seluruh siswa untuk menjadi generasi yang disiplin dan berwawasan luas.



