Berita AUM

Lepas Sifat Kekanak-kanakan, Lulusan SD Muhammadiyah Pangkah Disiapkan Jadi Generasi Emas Berakhlak Mulia

muhammadiyahpekalongan.or.id | Suasana haru dan bangga mewarnai jalannya prosesi kelulusan kelas VI di SD Muhammadiyah Pangkah. Mengusung tema besar “Melangkah dengan Ilmu, Meraih Cita dengan Akhlak Mulia”, agenda wisuda kelulusan sekolah dasar ini menekankan pentingnya para alumni muda untuk meninggalkan berbagai perilaku negatif masa lalu guna bertransformasi menjadi kader bangsa yang cerdas dan berkarakter Islami pada Kamis (11/6/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan sekolah, dewan guru, wali murid, serta perwakilan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PCM Pekajangan. Momentum ini dimanfaatkan secara optimal untuk menginjeksikan motivasi spiritual dan moral kepada para siswa sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

Imam Rosyadi , Dikdasmen PCM Pekajangan

Perwakilan Dikdasmen PCM Pekajangan, Imam Rosyadi, dalam pidatonya menyampaikan sebuah refleksi mendalam mengenai arti kata “pelepasan”. Menurutnya, kelulusan jangan hanya dilihat dari aspek administratif perpindahan sekolah.

Baca Juga  Pertandingan Sepakbola Persahabatan PSHW Wuled Pekalongan Dan PSHW Kasimpar Banjarnegara

​”Makna pelepasan hari ini bukan sekadar melepas anak-anak menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Lebih dari itu, mereka harus meninggalkan sifat malas, egois, boros, dan berbagai perilaku kekanak-kanakan yang tidak lagi sesuai dengan usianya,” tegas Imam Rosyadi.

​Sinergi Guru, Orang Tua, dan Program Unggulan

​Imam mengingatkan bahwa keberhasilan para siswa bertahan hingga menuntaskan pendidikan dasar merupakan buah dari ketabahan dewan guru. Oleh karena itu, sinergi dan rasa terima kasih dari orang tua kepada pihak sekolah harus terus dirawat.

​Pondasi karakter Islami anak yang kuat pada lulusan SD Muhammadiyah Pangkah ini tidak lahir secara instan. Selama enam tahun menempuh studi, para siswa digembleng melalui dua pilar program unggulan sekolah yang menjadi pembeda, yaitu bidang seni dan Tahfiz Quran. Perpaduan ini dirancang agar lulusan memiliki keseimbangan antara kecerdasan estetika, mentalitas yang kreatif, serta keluhuran akhlak yang bersumber dari Al-Qur’an.

Baca Juga  Pesantren Jurnalistik Ramadan, Cetak Reporter Cilik di MIM Kalikabong Purbalingga

​”Orang tua patut berterima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak-anak menjadi pribadi yang saleh, salehah, berakhlak baik, dan memiliki karakter Islami. Pendidikan karakter SD Muhammadiyah Pangkah yang ditanamkan melalui pembiasaan mengaji dan seni merupakan bekal penting bagi masa depan mereka,” imbuh Imam.

​Awal Perjuangan Jangka Panjang

​Menutup sambutannya, perwakilan Dikdasmen Pekajangan tersebut kembali menegaskan bahwa prosesi seremonial ini merupakan garis start, bukan garis finish. Ujian kedewasaan sesungguhnya baru akan dimulai saat mereka memasuki jenjang sekolah menengah.

​”Hari ini bukan akhir, tetapi awal dari perjuangan yang lebih panjang untuk membentuk generasi emas Indonesia yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia,” tambahnya.

​Melalui pelepasan formal ini, SD Muhammadiyah Pangkah melepas para kadernya dengan ekspektasi tinggi. Berbekal hafalan Al-Qur’an yang terjaga, keterampilan seni yang terasah, serta mentalitas baru yang telah dilepaskan dari sifat-sifat buruk masa kecil, para alumni muda ini diharapkan mampu menjadi pelopor kemajuan di mana pun mereka melanjutkan sekolah.

Baca Juga  Muhammadiyah Pencongan Memang Beda, Gelar Safari Syeikh Palestina Terkumpul Donasi 31 Juta

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button