Berita

Salurkan Zakat untuk Marbot dan Asatidz, Lazismu KL Pekajangan Ajak Warga Berzakat Lewat Lembaga Resmi

muhammadiyahpekalongan.or.id I PEKAJANGAN – Gelar pentasyarufan berkala, Lazismu KL Pekajangan tegaskan komitmen salurkan hak mustahik secara amanah, transparan, dan profesional. Kegiatan Pentasyarufan Zakat Masjid dan Musholla se-Cabang Pekajangan sekaligus Sosialisasi Manajemen Masjid Lazismu Daerah Kabupaten Pekalongan tersebut berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pekajangan pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Lazismu Daerah Kabupaten Pekalongan, Ali Sofyan, memberikan apresiasi atas kinerja Lazismu KL Pekajangan yang hingga kini sukses menduduki peringkat pertama dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah se-Kabupaten Pekalongan.

Zakat Satu Pintu Lebih Terarah dan Berdampak

Ketua Lazismu KL Pekajangan, Ustadz Hamdani Masduki, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti Lazismu. Pengelolaan terpusat dinilai membuat pendistribusian dana zakat jauh lebih terkoordinasi dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik, mulai dari dhuafa, marbot, hingga asatidz TPA dan guru PAUD.

Baca Juga  Tingkatkan Kapasitas Kader, MDMC Selenggarakan Workshop Jurnalis Bencana

“Masih ada masyarakat yang menyalurkan zakat secara individual. Padahal melalui satu pintu di Lazismu, pengelolaannya jauh lebih terkoordinasi, amanah, dan terarah,” jelas Hamdani.

Dorong Target Rp30 Miliar dan Integrasi Masjid

Ali Sofyan menjelaskan bahwa kegiatan turba ini menjadi momentum evaluasi kinerja 26 Kantor Layanan Lazismu di Kabupaten Pekalongan. Lazismu Daerah menargetkan penghimpunan mencapai Rp25 miliar hingga Agustus 2026, dengan target akhir hasil Rakerda sebesar Rp30 miliar.

Untuk mencapai target tersebut, Lazismu mendorong penguatan integrasi pengelolaan dana masjid melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Konsep ini memungkinkan dana zakat masjid dikelola secara tertib, terdaftar, dan disalurkan kembali untuk kemakmuran masjid serta pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

Kontributor: Adam Lazis Pekajangan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button