Berita Ortom

Resmi Berdiri, SD Aisyiyah Sragi Siap Cetak Generasi Qurani Berbasis Gerakan Filantropi Ranting

muhammadiyahpekalongan.or.id I SRAGI – Ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua PDA Pekalongan, SD Aisyiyah Sragi memulai langkah perdananya dengan modal sosial berupa tanah wakaf strategis dan dukungan kurikulum dari Disdikbud. Langkah ini menjadi babak baru bagi perluasan akses pendidikan dasar berbasis Islam berkemajuan di wilayah Sragi dan sekitarnya.

Suasana penuh semangat, haru, dan rasa syukur menyelimuti Gedung Dakwah Muhammadiyah Sragi saat peluncuran resmi (grand launching) tersebut digelar. Peresmian sekolah untuk Tahun Ajaran 2026/2027 ini dihadiri langsung oleh Ketua PDM Kabupaten Pekalongan Drs. KH. Mulyono, Ketua PDA Kabupaten Pekalongan Ibu Rumainur, S.Pd.SD.I., fungsionaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pekalongan, perwakilan Forkopimcam, serta tokoh masyarakat.

Ibu Siti Umamah secara resmi menyerahkan ikrar wakaf berupa tanah dan bangunan seluas 510 meter persegi kepada PCM Sragi

Simfoni Wakaf dan Investasi Peradaban

Di balik kemeriahan peluncuran sekolah yang menyambut 15 siswa angkatan pionir (8 putra dan 7 putri) tersebut, acara ini diwarnai aksi filantropi Islam yang luar biasa. Ibu Siti Umamah secara resmi menyerahkan ikrar wakaf berupa tanah dan bangunan seluas 510 meter persegi kepada PCM Sragi sebagai basis sarana dan prasarana utama sekolah. Prosesi sakral penandatanganan dokumen dilakukan secara legal di hadapan Kepala KUA Sragi, Drs. Imron.

Baca Juga  Lewat Program El Chicken yang Maju ke Tingkat Jateng, Lazismu Pekalongan Cetak Pengusaha Perempuan Tangguh

Dukungan material tidak berhenti di situ. Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PAN, H. Sofwan Sumadi, yang hadir di lokasi langsung menyatakan komitmennya untuk mewakafkan pembangunan satu ruang kelas baru demi mengantisipasi ekspansi kapasitas sekolah di masa depan.

“Saya melihat semangat luar biasa dari Muhammadiyah dan Aisyiyah Sragi dalam membangun pendidikan. Karena itu, insya Allah saya ikut berpartisipasi dengan mewakafkan pembangunan satu ruang kelas untuk SD Aisyiyah Sragi. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi amal jariyah,” ujar Sofwan yang langsung disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Ketua PDA Kabupaten Pekalongan, Ibu Rumainur, menegaskan bahwa pendirian amal usaha ini merupakan amanah dakwah yang mendalam. “SD Aisyiyah Sragi bukan hanya sebuah gedung atau lembaga pendidikan. Ini adalah amanah dakwah dan investasi peradaban. Anak-anak yang hari ini duduk di hadapan kita insya Allah akan menjadi pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi umat dan bangsa,” tutur Rumainur haru saat prosesi penyerahan atribut sekolah kepada para siswa perdana.

Baca Juga  Diklatsar KOKAM Pekalongan Gembleng 104 Kader, Siapkan Garda Persyarikatan

Komitmen Pelayanan Mutu Terbaik

Ketua PCM Sragi, Sugeng Dwiyanto, S.Pd., menyampaikan bahwa meskipun jumlah siswa angkatan pertama masih terbatas, pihak sekolah berkomitmen penuh memberikan pelayanan pendidikan terbaik. Sekolah baru ini mengusung jargon “Religius, Unggul, dan Berkarakter” sebagai ruh utama proses pembelajaran.

Langkah berani ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kasi Kurikulum SD Disdikbud Kabupaten Pekalongan, Dirwanto, M.Pd., menyatakan bahwa Muhammadiyah memiliki rekam jejak yang sangat teruji dalam pengelolaan pendidikan, sehingga pihak dinas siap memberikan pendampingan regulasi dan kurikulum secara ketat guna mendukung tumbuh kembang SD Aisyiyah Sragi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button