Berita AUM

Strategi MIM Kauman dalam Penguatan Karakter Religius Siswa di Bulan Suci

muhammadiyahpekalongan.or.id | KAUMAN – Memanfaatkan momentum bulan suci, MIM Kauman merancang kurikulum khusus untuk penguatan karakter religius siswa yang mencakup materi puasa hingga simulasi penyelenggaraan jenazah dalam kegiatan Pesantren Ramadan, 11–14 Maret 2026.

​Selama empat hari, siswa tidak hanya menerima teori di dalam kelas, tetapi juga diterjunkan langsung dalam simulasi ibadah yang krusial, salah satunya adalah praktik sholat jenazah. Materi ini diberikan untuk membekali siswa dengan pemahaman fikih yang matang sejak usia dini.

​Selain aspek fikih, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penguatan spiritual melalui muroja’ah hafalan Al-Qur’an dan pembacaan Asmaul Husna secara kolektif. Untuk menjaga antusiasme, madrasah juga menyisipkan kegiatan kreatif seperti pembuatan pop up bertema Ramadan dan menonton film Islami yang inspiratif.

​“Melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tidak hanya dalam memahami materi keislaman, tetapi juga dalam mempraktikkan nilai-nilai ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kepala MIM Kauman, Muhammad Sukron, S.Pd.I.

Baca Juga  Mulai dari Berani Kata 'Tidak', Inilah 5 Materi Penting Pendidikan Seks bagi Siswa SD Muhammadiyah Wonokerto

​Penyampaian Materi Berbasis Jenjang Usia

​Demi efektivitas pembelajaran, madrasah membagi peserta menjadi dua zona. Siswa kelas atas (4, 5, dan 6) menempati ruang kelas lantai 3 untuk materi yang lebih mendalam, sementara siswa kelas bawah (1, 2, dan 3) mengikuti aktivitas di halaman madrasah dengan format yang lebih interaktif.

​Pembagian ini bertujuan agar materi seperti praktik sholat jenazah dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa, sehingga mereka benar-benar menguasai tata cara ibadah tersebut dengan benar.

​Membentuk Karakter Religius yang Kuat

​Puncak dari kegiatan ini ditutup dengan Pentas Seni Islami yang menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat mereka, mulai dari penampilan religi hingga pembacaan puisi Islami. Seluruh rangkaian acara ini didampingi penuh oleh para guru dan pembimbing Al-Qur’an MIM Kauman.

​“Ramadan menjadi momentum yang sangat tepat untuk menanamkan nilai-nilai religius sejak dini. Kami berharap siswa semakin mencintai Al-Qur’an, memahami makna ibadah puasa, serta memiliki kepedulian dan akhlak yang baik,” pungkas Sukron.

Baca Juga  Penuhi Permintaan Wali Murid PCM Doro Dirikan SMP Muhammadiyah Plus Doro

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button