PERAN URGEN PEMUDA MUHAMMADIYAH SIJAMBE DALAM PELAKSANAAN SHALAT IED
Dibalik kesuksesan sebuah acara pasti ada persiapan yang matang dan tak sebentar sebelumnya. Dalam hal apapun sebuah keberhasilan adalah keniscayaan dan salah satu factor penyebabnya adalah persiapan tentu ini diluar ketetapan tuhan karena Dia yang maha menghendaki apapun terjadi.
Shalat idul adha ataupun idul fitri dianjurkan oleh Rasulullah dilaksanakan pada tempat terbuka atau lapangan atau tempat yang luas. Di ranting muhammadiyah sijambe shalat idul adha ataupun idul fitri biasanya dilaksanakan di lapangan sepak bola desa sijambe. Dalam mempersiapkan segala kelengkapanya PRM sijambe bekerjasama dengan Pemuda Muhammadiyah Ranting sijambe yang diberi kepercayaan penuh untuk memenej segala kelengkapan shalat id.
Pada shalat idul adha kali ini 1439 H persiapan sudah dimulai sejak awal bulan agustus 2018, biasanya di ranting muhammadiyah sijambe rapat persiapan shalat idul adha digabung dengan rapat pemotongan hewan qurban. Kali ini pemuda muhammadiyah mempersiapkan kebutuhan untuk shalat idul adha lebih spesifik, mulai dari khotib yang akan mengisi khutbah shalat id dan menjadi imam shalat adalah Ust. Affan Handi Lc. Kemudian sound system untuk kenyamanan penyampaian khutbah yang kebetulan perangkat sound system ini adalah salah satu AUM pemuda ranting sijambe, dan persiapan yang tak kalah pentingya adalah cek fisik lapangan sepak bola yang layak pakai atau tidak untuk pelaksanaan shalat idul adha.
Shalat idul adha kali ini pengarahan jamaah untuk membuat shaf shalat sudah lebih terkondisi dibanding tahun-tahun sebelumnya yang mana para jamaah masih belum faham pentingya merapatkan shaf dalam shalat.
“Pada tahun ini kita sudah mempersiapkan alas untuk sholat sepanjang 25 meter dan lebar 2,5 meter untuk mengefisienkan pengarahan jamaah yang hadir pada shalat id” tutur Hartono ketua pemuda muhammadiyah ranting sijambe kepada tim MPI saat di wawancarai.
Shalat idul adha yang dimulai pagi tadi pada pukul 06.10 WIB berlangsung dengan khitmad sampai khatib selesai berkhutbah dan mengakhirinya dengan doa. Semoga di tahun depan persiapan dan kesiapan kita dalam menyambut hari raya idul fitri atau idul adha bisa lebih baik lagi. Barakallahufikum.(Efu)



