BeritaBerita AUM

KSPPS BTM Pekalongan Gelar RAT Perdana

Pekalonganmu.com,  –  Setelah 1 tahun proses merger / penyatuan KSPPS BTM di Cabang – Cabang yang ada di Kab. Pekalongan, pada hari ini Selasa 29 jumadil akhir 1438 H / 28 Maret 2017 M bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kab. Pekalongan Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitu Tanwil Muhammadiyah ( BTM) Pekalongan menggelar RAT ke 1 tahun buku 2016. Hal ini dilakukan setelah dilakukan  merger terhadap 11 Koperasi Jasa Keuangan Syariah dan 1 Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM) di tahun 2015.

Dalam Sambutannya, ketua Pengurus KSPPS BTM Pekalongan, Drs. H. Akhmad Sachowi, ME mengatakan, " kita harus bersyukur karena merger ini dapat berjalan baik, karena tidak mudah menyatukan berbagai latar belakang, kebiasaan, dan perbedaan perbedaan yang lainnya, dan saat ini Kami KSPPS BTM Pekalongan sedang berusaha menyempurnakan kelengkapan-kelengkapan merger / penyatuan KSPPS BTM Kab. Pekalongan ini dan mengenai ke syariah-an kita mengakui belum sempurna 100% , namun kami terus berusaha menuju kearah itu" .

Baca Juga  Membangun Karakter Peduli Sesama SD MUTIP Gelar Aksi Solidaritas

Kehadiran merger BTM di Pekalongan, kata Sahowi memberikan solusi bagi penguatan terhadap micro finance di Muhammadiyah Pekalongan. Dengan adanya merger, BTM yang awalnya kecil bisa dikembangkan untuk menjadi besar, begitu juga dengan BTM yang kurang sehat akan menjadi lebih sehat. "Jadi inilah manfaatnya ketika kami melakukan merger ditahun 2015,"ucap dia.

Namun begitu,  masih ada beberapa beberapa kendala yang  harus cepat diatasi KSPPS BTM Pekalongan, hal ini tidak lepas dari ketidaksamaan dalam manajemen dalam pengelolaan BTM. Terkait dengan itu, KSPPS BTM Pekalongan, akan melakukan penguatan dalam kelembagaan, SOP manajemen, penguatan sumber daya insani dan kualitas pelayanan terutama teknologi IT. Dengan demikian semua cabang – cabang KSPPS BTM Pekalongan bisa saling seragam.

Dalam laporan kinerja bisnis, Ketua KSPPS BTM Pekalongan melaporkan modal pendirian merger adalah Rp 12 miliar dan aset sebesar Rp 170 miliar dan ditargetkan dalam RAT tahun depan aset ditargetkan menjadi Rp 190 miliar. Untuk mencapai target tersebut, KSPPS BTM Pekalongan akan fokus dalam pengembangan bisnis disektor riil dan jasa.

Baca Juga  Teknik Mesin UMPP Gandeng Samurai Paint, Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa di Bidang Pengecatan Otomotif

Selain itu juga juga dengan adanya KSPPS BTM Pekalongan ini, sebagai miniatur konsep cash management yang selama ini di impikan di Muhammadiyah. "Dengan adanya BTM inilah sebagai jembatan bagi warga Muhammadiyah dalam aktifitas simpan dan pembiayaan dalam meningkatkan usaha,"terangnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button