Update Kondisi Jamaah Haji Muhammadiyah Pekalongan di Madinah, Napak Tilas Sejarah Islam
PEKALONGAN – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Muhammadiyah Miftakhul Ulum (KBIHMU) resmi melepas keberangkatan 144 orang jamaah calon haji tahun 2025. Para jamaah telah tiba dengan selamat di Madinah dan siap menjalani rangkaian ibadah di Masjid Nabawi termasuk napak tilas sejarah Islam di masa Nabi dengan mengunjungi situs-situs bersejarah yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7–15 Mei 2025 atau 8–16 Mei 2025.
Rombongan jamaah haji tersebut dibimbing secara langsung oleh KH. Imam Kamaludin selaku Pembimbing Haji, dengan didampingi oleh KH. Ahmad Sholeh, Amirudin, dan Endah Widiyanti sebagai Asisten Pembimbing.
Selama di Madinah, para jamaah menjalankan berbagai kegiatan keagamaan dan ziarah, termasuk Sholat wajib lima waktu dan sunnah lainnya di Masjid Nabawi, Ziarah Raudhah yang terdapat makam Nabi Muhammad SAW beserta Abu Bakar RA, ziarah ke Jabal Uhud, Masjid Quba, Kebun Kurma, Ziarah di sekitar Masjid Nabawi, Masjid Abu Bakar, Masjid Sayyidina Ali, Masjid Umar, dan Makam Baqi.
Pembimbing Haji, KH. Imam Kamaludin, menyampaikan laporan bahwa jamaah KBIHMU memperoleh kemudahan luar biasa untuk masuk ke Raudhah, sebuah tempat mustajab untuk berdoa di dalam Masjid Nabawi.

“Sungguh ini adalah kemurahan dari Allah yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya melalui siaran video.
Seluruh kegiatan jamaah di Madinah dikoordinasikan melalui struktur organisasi jemaah haji, khususnya oleh Ketua Regu (Karu) yang memegang peran penting dalam kelancaran pelaksanaan ibadah. Karu berada di bawah koordinasi Ketua Rombongan (Karom) dan Petugas Kloter, dan bertugas mengelola kelompok kecil dalam kloter.
“Alhamdulillah, selama di Madinah jamaah KBIHMu dalam kondisi sehat dan bersemangat melaksanakan ibadah”, terang KH Ahmad Sholeh, Ketua Regu.
Sholeh berharap semoga perjalanan haji para jamaah KBIHMU tahun ini dapat berjalan lancar dan seluruhnya mendapat haji yang mabrur. Aamiin. (Tjahyono)



