BeritaBerita PersyarikatanBerita Umum

PILBUP Pekalongan, Pemuda Muhammadiyah Netral Aktif

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pekalongan pada hari Sabtu, 31 Oktober 2020, menyelenggarakan Rapat Pimpinan Daerah I (RAPIMDA I). RAPIMDA merupakan agenda permusyawaratan tertinggi di tingkat PDPM di bawah Musyawarah Daerah (MUSYDA).  RAPIMDA I dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi kinerja tahunan, penetapan program kerja tahun kedua, dan kebijakan strategis lainnya. 

“RAPIMDA I ini dilaksanakan sebagai wahana evaluasi pelaksanaan hasil MUSYDA Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan. Dulu MUSYDA dilaksanakan pada Juli 2019, maka tahun 2020 ini merupakan evaluasi pelaksanaan tahun pertama,” ungkap Gigih Setianto, Ketua PDPM Kabupaten Pekalongan.

Gigih, yang juga Dosen di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, menambahkan, “tahun 2020 ini, Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan pesta demokrasi, Pemilihan Bupati (PILBUP), sehingga pada RAPIMDA I ini, PDPM mengajak seluruh peserta RAPIMDA untuk membicarakan bersama, bagaimana Pemuda Muhammadiyah berpartisipasi di PILBUP Pekalongan ini. Oleh karenanya RAPIMDA I ini mengambil tema Menggembirakan Dakwah Islam, Memajukan Kabupaten Pekalongan, Ciptakan Pilkada Damai.”

Baca Juga  Pemkab Pekalongan Harapkan Peran dan Potensi Organisasi Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiyatul Aisyiyah

RAPIMDA I yang dilaksanakan di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Muhammadiyah Sijambe Wonokerto, juga dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Muhammad Sabardi, M.Pd., Sekretaris PWPM, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PDPM Kabupaten Pekalongan atas penyelenggaraan RAPIMDA I ini. Hal itu karena penyelenggaraan RAPIMDA merupakan bentuk kepatuhan dan tertibnya PDPM mengikuti aturan organisasi.

Selain membahas evaluasi kerja tahun pertama, pembahasan program kerja tahun kedua, RAPIMDA juga membahas Rekomendasi RAPIMDA dan Pernyataan Sikap Politik PDPM Kabupaten Pekalongan. Rekomendasi dirumuskan sebagai bahan kebijakan pimpinan dan sekaligus memberikan masukan kepada beberapa stake holder, yakni Pemerintah, TNI-POLRI, dan Muhammadiyah. Sedangkan untuk menghadapi PILBUP, maka Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan merumuskan pernyataan politik. Dalam pernyataan politik tersebut diantaranya disebutkan bahwa Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Netral dan Aktif dalam PILBUP Pekalongan. Netral dalam artian tidak memihak atau berada dalam salah satu Pasangan Calon Bupati, atau juga mengarahkan untuk mendukung salah satu pasangan calon. Dan Aktif, dalam artian berpartisipasi aktif dalam mewujudkan PILBUP yang jujur, adil, berintegritas, dan tetap menjaga berlangsung dalam suasana damai.

Baca Juga  Dukung Penanganan Pasca Gempa Cianjur, Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan Kirim Tim Medis dan Gawe Rumah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button