BeritaBerita AUM

Dari Sampah Jadi Prestasi: UMPP Menang Best Poster Nasional

muhammdiyahpelalogan.or.id , Pekalongan, 5 Desember 2025 — Universitas Muhammadiyah Pekalongan Pekajangan (UMPP) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui proyek pengelolaan sampah bertajuk “UMPP Berseri: Bersih, Sehat, dan Ramah Lingkungan”. Proyek ini digagas oleh 46 mahasiswa Sarjana Keperawatan Semester 1 Kelas A dan berhasil meraih penghargaan Best Poster dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kemdiktisaintek RI.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Seminar Kebangsaan dan Lokakarya Laporan Hasil Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek 2025, yang digelar di Gedung Sugeng Mardiyono, Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (3/12/2025).

Ketua Unit Pelaksana MKWK Akademik UMPP, Irnawati, S.Kep., Ns., M.M.R., Ph.D., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata bahwa semangat gotong royong mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak luas.

“Mari mulai dari diri sendiri. Pilah sampah, jaga kebersihan, hidupkan gotong royong. Untuk UMPP yang Berseri, untuk bumi yang lestari,” ujarnya.

Baca Juga  Di Hari Jadi ke-103, Muhammadiyah Pekajangan Hadirkan Gedung IGD-ICU Mewah

Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang memungkinkan proyek ini berjalan sukses. “Kami sangat berterima kasih kepada Kemdiktisaintek RI atas bantuan dan kepercayaannya. Prestasi ini adalah buah dari kerja sama dan semangat gotong royong seluruh civitas akademika,” tambahnya.

Proyek UMPP Berseri lahir sebagai respons terhadap kondisi darurat sampah di Kota Pekalongan. Mahasiswa melakukan pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu; mengolah sampah organik menjadi pakan ayam dan kompos untuk kebun kampus; serta menabung sampah anorganik melalui Bank Sampah UMPP Berseri. Hasilnya, volume sampah kampus berhasil ditekan dari 140 kg menjadi hanya 35 kg per minggu.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Tim Pengelola MKWK UMPP, dosen mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan, Wilda, serta mitra eksternal seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan dan TPST Mitra Brayan Resik. Seluruh elemen kampus, termasuk tenaga kependidikan, turut aktif menabung sampah anorganik.

Baca Juga  Prodi Manajemen UMPP Bekali Mahasiswa dengan Ilmu, Praktik, dan Fasilitas Modern

Kirana, salah satu mahasiswa peserta proyek, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini.

“Kalau dulu saya hanya tahu gotong royong dari teori di kelas, sekarang saya benar-benar mempraktikkannya. Kami belajar bekerja sama, saling bantu, dan bertanggung jawab menjaga kebersihan kampus,” tuturnya.

Penghargaan Best Poster yang diraih UMPP dalam forum nasional ini semakin mengukuhkan komitmen kampus dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual yang berdampak sosial. Proyek ini menjadi bukti bahwa kepedulian lingkungan, inovasi mahasiswa, dan nilai gotong royong dapat melahirkan kontribusi bermakna di tingkat nasional.

Irnawati menegaskan bahwa UMPP akan terus mendorong mahasiswa untuk menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin menciptakan kultur baru di mana seluruh civitas akademika terlibat aktif menjaga lingkungan. Inilah makna gotong royong yang sesungguhnya,” pungkasnya.

kontributor : Humas UMPP

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button