
REFLEKSI AKHIR TAHUN 2025
BANGKIT BERSAMA UNTUK INDONESIA
Oleh Haedar Nashir
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Bangsa Indonesia mengawali tahun 2026 dengan
menyisakan duka akibat bencana banjir Aceh, Sumatra Utara,
Sumatra Barat, dan daerah lainnya. Suatu musibah berat yang
tentu tidak dikehendaki dan mesti kita hadapi bersama.
Karenanya kami mendukung imbauan, dalam menghadapi
tahun baru, alangkah elok manakala tidak ada pesta pora dan
euforia kembang api dari saudara sebangsa di negeri tercinta,
sebagai wujud empati merasakan derita sesama.
Mari awali kehadiran tahun 2026 dengan semangat baru
untuk lebih tangguh dan makin bersatu menghadapi musibah
dan menjalani kehidupan. Seraya merajut hidup ke depan
menjadi lebih baik, lebih produktif, dan lebih bermakna untuk
diri sendiri maupun relasi sesama.



