Muhammadiyah Wonokerto Bergerak Cepat Tangani Banjir di Desa Rowoyoso, Bangun Pos Layanan Pengungsian dan Dapur Umum

muhammadiyahpekalongan.or.id , WONOKERTO, 21 Januari 2026 – Muhammadiyah Cabang Wonokerto bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Rowoyoso mendirikan pos pelayanan bencana banjir di Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Posko yang berlokasi di Masjid Assyifa ini difungsikan sebagai tempat pengungsian sekaligus dapur umum bagi warga terdampak banjir di RT 23 hingga RT 27.
Dapur umum yang dijalankan relawan Muhammadiyah setiap harinya menyiapkan sekitar 1.200 bungkus makanan, dimasak dua kali untuk sarapan dan makan malam masing-masing 600 bungkus.
Ketua Pos Pelayanan, Komandan Tajudin, menjelaskan bahwa posko mulai beroperasi sejak Ahad (19/1/2026).
“Pos ini kami dirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir. Alhamdulillah, bahan makanan kami dapatkan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa Rowoyoso, DPP PAN Kabupaten Pekalongan, hingga Lazismu Kabupaten Pekalongan,” ujar Tajudin.
Menurutnya, ketinggian banjir di wilayah tersebut berkisar antara 30 hingga 70 sentimeter. Hingga hari ini, tercatat sebanyak 190 kepala keluarga terdampak, terdiri dari 214 laki-laki, 323 perempuan, 40 balita, dan 17 lansia.
Miftahudin, Divisi Program Lazismu Kabupaten Pekalongan yang mengantarkan bantuan, menyampaikan bahwa masyarakat luas dapat ikut berpartisipasi membantu korban banjir melalui Lazismu.
“Kami membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi. Bantuan bisa dikonfirmasi melalui kontak 081524102000 WhatsApp Lazismu Kabupaten Pekalongan. Semoga kepedulian ini meringankan beban saudara-saudara kita,” jelas Miftahudin.
Agung Dwi Hanggoro Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan yang turut terjun di dapur umum berharap dengan adanya pos pelayanan ini, diharapkan kebutuhan dasar warga terdampak banjir dapat terpenuhi, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah musibah.



