Mengubah Tantangan Jadi Peluang, Nahkoda Baru SD Muhammadiyah 2 Pekajangan Siap Berinovasi

muhammadiyahpekalongan.or.id | Pelantikan M. Fatchurrohman, S.T. sebagai Kepala SD Muhammadiyah 2 Pekajangan periode 2026–2030 pada Selasa (5/5) menjadi momentum krusial bagi sekolah untuk bertransformasi. Dengan semangat “tahan banting” dan keberanian berinovasi, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menjawab tantangan jumlah siswa dan menjadikan keterbatasan sebagai batu loncatan menuju keunggulan baru.
Kegiatan yang berlangsung di GDM Pekajangan ini dihadiri oleh jajaran Majelis Dikdasmen & PNF PDM Kabupaten Pekalongan, PCM Pekajangan, serta tokoh pendidikan setempat. Prosesi serah terima jabatan dari Sri Hannah, S.Pd.SD kepada M. Fatchurrohman menandai dimulainya estafet kepemimpinan Muhammadiyah yang fokus pada penguatan perjuangan pendidikan.
Ketua PCM Pekajangan, H. Abdul Baqi, S.H., S.Pn, dalam sambutannya menekankan bahwa latar belakang teknik yang dimiliki Fatchurrohman harus menjadi nilai tambah. “Kami berharap kehadiran sosok dengan latar belakang teknik mampu menghadirkan hal-hal baru yang menjadi ciri khas sekolah. Kita harus berani menjadikan kesulitan sebagai peluang,” tegasnya.
Filosofi Kerja Kolektif dan Semangat Tahan Banting
Dalam menghadapi tantangan pendidikan sekolah dasar Muhammadiyah saat ini, kolaborasi menjadi harga mati. Mengutip filosofi sukses Jack Ma, ditekankan bahwa kepandaian individu tidak akan berarti tanpa kemampuan bekerja sama di semua lini. Sekolah unggul bukan lahir dari satu orang hebat, melainkan dari kerja kolektif orang-orang yang ikhlas di sekitarnya.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Drs. KH. Mulyono Kastari, menambahkan bahwa pelantikan ini adalah bentuk penguatan komitmen yang tinggi. Ia mengajak seluruh staf dan guru untuk memberikan dukungan penuh kepada kepala sekolah yang baru agar mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.
Inovasi Sebagai Kunci Pertumbuhan
Dengan jumlah siswa yang saat ini tercatat sebanyak 61 anak, SD Muhammadiyah 2 Pekajangan ditargetkan untuk melakukan re-branding melalui program-program inovatif. Sosok pemimpin yang “tahan banting” dan pantang menyerah menjadi kriteria utama untuk membawa sekolah ini bersaing di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Apresiasi tinggi juga diberikan kepada Sri Hanah, S.Pd.SD atas dedikasinya selama ini. Kini, dengan nahkoda baru, SD Muhammadiyah 2 Pekajangan siap melangkah lebih maju, membuktikan bahwa dengan inovasi dan kerja sama, setiap tantangan akan berubah menjadi peluang prestasi yang gemilang.
Kontributor : Shofani



