Tak Ingin Santai Setelah Himpun 24,6 Miliar, LAZISMU Pekalongan Canangkan 4 Program Unggulan

muhammadiyahpekalongan.or.id | Pekalongan – Tak ingin bersantai setelah berhasil melakukan penghimpunan dana hingga mencapai 24,6 miliar rupiah, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kabupaten Pekalongan mencanangkan empat program unggulan dalam Rapat Evaluasi Kinerja Semester Pertama LAZISMU se-Kabupaten Pekalongan, Sabtu, 11 Juli 2026, di R.M. Kampoeng Damai, Kayugeritan, Karanganyar, Pekalongan. Turut hadir dalam kegiatan Rapat Evaluasi tersebut, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Riyanto, M. PD, Ketua Badan Pengurus LAZISMU Kabupaten Pekalongan, M. Ali Sofyan, Manager LAZISMU Kabupaten Pekalongan, Sutiknyo, serta seluruh Kepala Kantor Layanan LAZISMU se-Kabupaten Pekalongan.
Manager LAZISMU Kabupaten Pekalongan, Sutiknyo, dalam paparannya, menyampaikan program unggulan yang dicanangkan merupakan bagian dari Program Muharram Ceria, tetapi tidak hanya akan dijalankan pada bulan Muharram saja.
“Kami rancang program ini untuk menjawab tantangan agar LAZISMU harus memberi kontribusi yang nyata, bukan program yang sifatnya insidentil”, tutur Sutiknyo.
Sutiknyo memaparkan empat program yang dicanangkan LAZISMU Kabupaten Pekalongan antara lain bedah rumah Pak Danali, salah seorang lansia jamaah Muhammadiyah yang tinggal di Paesan, Kedungwuni, Program Mitra UMKM El Chicken, Beasiswa Sarjana untuk Guru, dan Program Peningkatan Kesejahteraan Guru melalui Peternakan Ayam Petelur Elba. Sutiknyo berharap dukungan dari semua pihak agar program tersebut dapat dilaksanakan dengan baik.
Senada dengan Sutiknyo, Ketua Badan Pengurus LAZISMU Kabupaten Pekalongan, M. Ali Sofyan, menyampaikan harapannya agar program inovatif di bidang UMKM El Chicken yang akan segera dilaunching agar nantinya sering dikunjungi dan dibantu pemasarannya agar bisa tumbuh dan berkembang.
“El chicken dimotori oleh LAZISMU Kantor Layanan Pimpinan Daerah Nasyiyatul Aisyiyah Kabupaten Pekalongan”, tutur Ali Sofyan.
Ali Sofyan juga menyoroti penghimpunan LAZISMU Kabupaten Pekalongan yang hampir memenuhi target dari LAZISMU Wilayah Jawa Tengah, yakni sebesar 26 Miliar.
“Tinggal enam bulan lagi, apakah kita kejar atau tidak. Penghimpunan di semester pertama ini sudah menembus 24,6 miliar. Kita sudah melewati dua program besar, yaitu ramadhan dan qurban. Saat ini capaian kita tertinggi di LAZISMU Jawa Tengah. Setiap tahun kita selalu dituntut untuk meningkatkan penghimpunan dan program-program tertentu”, tutur Ali Sofyan.
Ali juga berpesan sebagai Amil Zakat, petugas LAZISMU memiliki tugas pokok menghimpun, mengelola, mentasharufkan dan melaporkan zakat, infaq dan shadaqah. Ali juga menekankan peran Amil LAZISMU sebagai jembatan antara munfiq dan mustahil agar dana zakat, infaq dan shadaqah yang dikelola LAZISMU sampai kepada pihak yang memang berhak.
“Semua harus memenuhi ketentuan-ketentuan. Ketentuan syariat, ketentuan undang-undang dan juga ketentuan dalam persyarikatan Muhammadiyah. Alhamdulillah kita dipandang telah mampu. Kami ucapkan apresiasi. Penghimpunan LAZISMU Kabupaten Pekalongan sementara menempati penghimpunan tertinggi di Jawa Tengah”, tutur Ali Sofyan.
Ali berharap kinerja baik dari seluruh Amil hingga kantor layanan dapat dipertahankan dengan baik dan selalu patuh pada ketentuan-ketentuan, khususnya pada persyarikatan Muhammadiyah. (Nanang)



