BeritaBerita PersyarikatanBerita Umum

Muhammadiyah Pekalongan Himbau Seluruh Penggalangan Dana Persyarikatan Dikelola Lewat Lazismu

PEKALONGAN – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Mulyono, menegaskan pentingnya akuntabilitas dan kerapian administrasi dalam setiap gerakan penghimpunan dana di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah, khususnya di Kabupaten Pekalongan. Ia menegaskan seluruh penggalangan dana yang berjalan di Muhammadiyah Pekalongan harus tercatat dan masuk ke rekening Lazismu (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah), baik itu Lazismu daerah Kabupaten Pekalongan maupun Kantor Layanan. Hal tersebut disampaikan saat menyerahkan donasi pembebasan tanah untuk Muhammadiyah Boarding School (MBS) As Salam atau MTs Muhammadiyah Kajen kepada petugas amil Lazismu, Kamis, 1 Oktober 2026, di Kantor Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Pekalongan.

“Seluruh penggalangan dana di persyarikatan Muhammadiyah harus tercatat dan masuk rekening Lazismu, baik itu Lazismu Daerah Kabupaten Pekalongan maupun Kantor Layanan. Dengan begitu, semua aliran dana dapat tercatat dengan baik, mudah dipantau dan bisa diaudit dalam laporan keuangan Lazismu”, tutur Mulyono.

Baca Juga  Tingkatkan Kuantitas Dan Kualitas Cabang Dan Ranting di Pekalongan, LPCR PDM Adakan Rapat Koordinasi

Mulyono juga meminta kepada jajaran Lazismu Kabupaten Pekalongan untuk tidak bosan mengajak masyarakat berdonasi melalui media sosial dan forum silaturahmi Muhammadiyah, serta terus melakukan update penggalangan dana yang dilakukan.

“Jika sudah mencukupi, lakukan closing dengan ucapan terima kasih”, imbuh Mulyono.

Sementara itu, Divisi Program Lazismu Kabupaten Pekalongan, Miftahuddin, mendukung pernyataan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Mulyono, dan menyampaikan bahwa Panitia Pembebasan Tanah MBS As Salam Kajen telah berkoordinasi dengan Lazismu Kabupaten Pekalongan dalam upaya menyelesaikan pembebasan tanah tersebut.

“Dari panitia melaporkan telah mengumpulkan dana sebesar Rp. 87.600.000 dan telah ditransferkan melalui rekening Lazismu Kabupaten Pekalongan di BT Muhamka”, tutur Miftah, sapaan akrab Miftahuddin.

Miftah juga telah meminta Divisi Customer Relationship Management (CRM) Lazismu Kabupaten Pekalongan untuk membantu penggalangan dana tersebut.

Divisi Program Lazismu, Miftahuddin, SE, MM
Divisi Program Lazismu, Miftahuddin, SE, MM

Berdasarkan data dari Divisi CRM Lazismu Kabupaten Pekalongan, dengan tambahan donasi dan dukungan dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, penggalangan dana pembebasan tanah untuk MBS As Salam Kajen tersebut kini mencapai Rp. 125.600.000. Masyarakat yang ingin membantu pembebasan tanah tersebut dapat menyalurkan donasinya dengan mendatangi kantor Lazismu Pekalongan terdekat atau transfer melalui rekening infak Lazismu Kabupaten Pekalongan di Bank Syariah Indonesia (BSI) nomor 7141822424 a.n infaq Lazismu Pekalongan atau Rekening Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Pekalongan nomor rekening 1011300827 a.n Riyanto QQ Infaq Lazismu Pekalongan. Penyaluran donasi melalui transfer dapat dikonfirmasikan ke call center Lazismu Kabupaten Pekalongan pada nomor 0815-2410-2000.

Baca Juga  Solo KLB Corona Persiapan Muktamar Jalan Terus

Dukungan dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pembebasan tanah MBS As Salam Kajen, sekaligus menjadi contoh bagi pengelolaan dana dari donasi publik di lingkungan Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan agar semakin tertib, profesional dan terpercaya. (Nanang)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button