BeritaTokoh

Dari Lapak Nasi Goreng ke Podium Wisuda UMPP, Perjuangan Irwan Jadi Teladan Generasi Muda

muhammadiyahpekalongan.or.id I PEKALONGAN – Tuntas studi tepat waktu dengan predikat cumlaude, lulusan Penjas UMPP asal Poncol ini siap abdikan diri menjadi guru olahraga berintegritas. Tidak semua jalan menuju kesuksesan akademik dilalui dengan kemudahan. Hal itu dibuktikan oleh Irwan (22), pemuda asal Poncol, Kota Pekalongan, yang berhasil meraih gelar Sarjana Pendidikan Jasmani di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) dengan predikat cumlaude dan masa studi 3,5 tahun pada prosesi wisuda Rabu (14/10/2026).

Di balik capaian prestisius tersebut, Irwan harus melakoni perjuangan hidup yang tidak ringan. Sejak kelas 2 SMP, ia sudah berjualan nasi goreng membantu orang tuanya. Saat sang ayah mengalami serangan stroke delapan tahun lalu, Irwan mengambil alih usaha jualan nasi goreng di depan RS Siti Khadijah Kota Pekalongan sekaligus menjadi tulang punggung keluarga.

Disiplin Tinggi dan Etos Kerja Keras

Baca Juga  Tingkatkan Kompetensi Guru, Smuhi Gelar Workshop Padagogik

Setiap hari, Irwan menjalani rutinitas padat yang menguji fisik dan mentalnya. Pagi hingga sore hari ia mengikuti perkuliahan reguler di kampus UMPP. Selepas Maghrib hingga pukul 03.00 WIB dini hari, ia menggelar lapak nasi gorengnya. Rata-rata ia hanya memiliki waktu tidur empat jam sehari.

Tak hanya berjualan nasi goreng, Irwan juga membagi waktunya dengan bekerja sebagai pelatih renang di kolam renang THR Kramat dan Disparpora Batang guna menambah biaya operasional kuliah serta kebutuhan keluarga tanpa bergantung pada beasiswa.

“Awal semester satu sempat mau menyerah karena biaya UKT lumayan tinggi. Tapi saya memilih bertahan dengan mencicil dan tetap konsisten membagi waktu antara jualan, mengajar renang, dan belajar,” ujar Irwan.

Menatap Masa Depan sebagai Pendidik

Hasil dari ketekunannya berbuah manis. Irwan tidak hanya sanggup menyelesaikan skripsi tepat waktu, tetapi juga meraih predikat kelulusan cumlaude. Pengalaman mengajar di SDN Poncol 2 serta sertifikasi kepelatihan renang yang dimilikinya menjadi modal berharga baginya untuk melanjutkan cita-cita sebagai guru olahraga yang berdedikasi.

Baca Juga  NGABOGE PCM Kajen Dimeriahkan Grup Angklung

Irwan berpesan kepada sesama mahasiswa yang sedang berjuang kuliah sambil bekerja agar tidak mudah patah semangat di tengah kesulitan. Menurutnya, keterbatasan finansial dan padatnya waktu bukanlah alasan untuk berhenti mengejar impian.

Kontributor : Humas UMPP

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button