Berita AUM

Interprofessional Collaboration: UMPP Latih Apoteker Muda Bekerja dalam Tim Multidisiplin

SEMARANG – Peserta Program Pendidikan Profesi Apoteker (PKPA) Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) mengikuti kegiatan Interprofessional Collaboration (IPC) di Rumah Sakit Daerah KRMT Wongsonegoro, Semarang, bersama dr. Wim Khairu Taqwim, Sp.B. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembelajaran praktik klinik untuk memperkuat pemahaman mahasiswa tentang kolaborasi antarprofesi tenaga kesehatan di rumah sakit.

IPC dirancang sebagai sarana pembelajaran yang mempertemukan berbagai perspektif profesi kesehatan dalam menangani pasien. Melalui kegiatan ini, mahasiswa PKPA UMPP tidak hanya memahami peran apoteker secara mandiri, tetapi juga melihat keterkaitan peran apoteker dengan dokter dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan pelayanan yang aman, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Dalam sesi diskusi, dr. Wim Khairu Taqwim, Sp.B menjelaskan peran dokter bedah dalam proses pelayanan medis, mulai dari penegakan diagnosis, tindakan medis, hingga evaluasi terapi pasien.

Baca Juga  Kader Lincah, Kepemimpinan Baru: Musyawarah Qabilah X Hizbul Wathan SMK Muhammadiyah Bligo

“Komunikasi yang baik antarprofesi sangat penting agar setiap keputusan klinis dapat diambil secara komprehensif dan tepat,” tegas dr. Wim.

Mahasiswa PKPA UMPP diajak berdiskusi mengenai kasus-kasus yang sering ditemui di rumah sakit, termasuk bagaimana peran apoteker dalam memberikan rekomendasi terapi obat, mencegah medication error, serta mendukung efektivitas pengobatan pasien. Diskusi ini memberikan gambaran nyata tentang praktik kolaborasi profesi yang tidak bisa dipelajari secara optimal hanya melalui teori di ruang kelas.

Kegiatan IPC juga melatih mahasiswa untuk menyampaikan pendapat secara profesional, menghargai peran masing-masing profesi, serta memahami batas kewenangan dalam pelayanan kesehatan. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa PKPA UMPP dalam mempersiapkan diri sebagai apoteker klinis yang mampu bekerja dalam tim multidisiplin.

Pihak UMPP menegaskan komitmennya menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Melalui IPC di RSD KRMT Wongsonegoro, kami berharap mahasiswa PKPA UMPP semakin siap berkontribusi secara profesional dalam sistem pelayanan kesehatan dan memberikan pelayanan terbaik bagi pasien,” ujar perwakilan UMPP.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button