Berita Cabang - Ranting

Muhammadiyah Wuled Gelar Kuliah Subuh Ramadan, Drs. H. Sulistiono Tekankan Pentingnya Memanfaatkan Waktu  

muhammadiyahpekalongan.or.id , KARANGJATI, 22 Februari 2026 – Suasana Masjid Nurul Huda Karangjati, Kabupaten Pekalongan, terasa khidmat pada Ahad pagi ba’da Subuh. Ratusan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari laki-laki, perempuan, remaja hingga anak-anak, memenuhi saf-saf masjid untuk mengikuti Kuliah Subuh Ramadan 1447 H yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wuled.

Kegiatan ini menghadirkan Drs. H. Sulistiono, pengurus PDM Pekalongan, sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan kajian tafsir Surah Al-‘Ashr dengan rujukan kitab Tafsir Al-Mishbah.

“Surah Al-‘Ashr mengingatkan kita bahwa manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman, beramal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Waktu adalah amanah, jangan sampai kita sia-siakan,” tegas Sulistiono di hadapan jamaah.

Ia menekankan bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperkuat iman dan amal saleh, sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.

“Ramadan bukan sekadar ritual, tetapi proses pembiasaan amal shalih yang harus terus dijaga agar kita mampu merasakan keindahan ibadah dengan istiqamah,” tambahnya.

Baca Juga  Antusias Tinggi, Warga Pekalongan Padati Parade Drumband Semarak Milad Muhammadiyah ke-113

Program Kuliah Subuh Ramadan merupakan agenda rutin PCM Wuled yang digelar di masjid dan mushola lingkungan PCM. Untuk PRM Karangjati, kegiatan dijadwalkan setiap Ahad selama Ramadan, bergiliran di Masjid Nurul Huda dan Masjid Al Firdaus Karangjati.

PRM Karangjati, Dadang, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini terus menjadi sarana pembinaan iman dan karakter warga Muhammadiyah.

“Melalui Kuliah Subuh Ramadan, kami berharap semangat ibadah warga semakin meningkat, pemahaman keislaman semakin mendalam, dan ukhuwah di lingkungan masyarakat Karangjati semakin erat,” ujarnya.

Antusiasme jamaah kuliah subuh

Antusiasme jamaah terlihat dari ramainya saf hingga ke teras masjid. Kehadiran anak-anak dan remaja juga menjadi penanda bahwa kegiatan ini mampu menarik generasi muda untuk lebih dekat dengan masjid.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, yang diharapkan menjadi penguat semangat jamaah dalam menjalani ibadah Ramadan dengan penuh kesungguhan.

 

Baca Juga  Sinergi Pendidikan Qur’ani: SD Muhammadiyah Taman Pemalang Belajar Metode Ummi di MIM Kauman  

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button