Berita AUM

Hadiri Dialog di UMPP, Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti Paparkan Strategi Ciptakan Sekolah Aman dan Bermartabat

muhammadiyahpekalongan.or.id | PEKAJANGAN, PEKALONGAN – Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) sukses menggelar forum dialog pendidikan strategis bertajuk “Menata Fondasi Belajar: Menciptakan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bermartabat bagi Guru dan Siswa”, Jumat (3/4/2026). Forum yang bertempat di Lantai 7 Gedung Rektorat UMPP ini menghadirkan narasumber utama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI, Abdul Mu’ti.

​Dialog ini menjadi panggung penting untuk merumuskan arah kebijakan pendidikan dasar dan menengah yang lebih humanis, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

​Komitmen Sekolah Aman dan Bermartabat

Dalam paparannya, Abdul Mu’ti menekankan bahwa esensi pendidikan tidak boleh hanya terjebak pada angka-angka capaian akademik semata. Menurut beliau, lingkungan belajar yang aman dan bermartabat adalah fondasi utama bagi perkembangan karakter peserta didik.

​”Kita perlu menata kembali fondasi belajar. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang tidak hanya nyaman secara fisik, tetapi juga aman dari segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun psikis. Guru dan siswa harus berada dalam ekosistem yang saling memuliakan,” tegas Abdul Mu’ti dalam forum tersebut.

Baca Juga  SMK Muhammadiyah Kajen Ukir Sejarah, Raih Best Player dan Juara Kalongan Cup 2026

​Sinergi Akademik dan Pemerintah Daerah

Kegiatan ini dimoderatori oleh M. Riski Adi Wijaya dan dihadiri langsung oleh Rektor UMPP, Nur Izzah, serta Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini mencerminkan sinergi yang kuat antara institusi pendidikan tinggi Muhammadiyah dengan pemerintah daerah dalam mengawal kualitas pendidikan di Kabupaten Pekalongan.

​Rektor UMPP, Nur Izzah, dalam sambutannya menyatakan bahwa UMPP berkomitmen untuk terus menjadi ruang kolaboratif bagi para pemangku kebijakan. “UMPP tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik di ruang kelas, tetapi juga berperan aktif dalam merumuskan solusi atas tantangan pendidikan nasional, seperti isu kekerasan di sekolah dan tekanan akademik yang kerap dialami peserta didik,” ujarnya.

Foto Bersama Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti dengan Plt. Bupati Pekalongan, Rektor UMPP dan Peserta

Rumusan Solusi Humanis

Forum dialog ini menjadi ruang bagi para akademisi dan praktisi untuk menjembatani berbagai perspektif pendidikan. Isu mengenai kekerasan di lingkungan sekolah dan tekanan akademik menjadi topik hangat yang dibahas.

Baca Juga  Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Pekalongan Raih Prestasi di Ajang Organiasai Kepemudaan Berprestasi 2025

​Melalui kegiatan ini, UMPP dan Kemendikdasmen RI sepakat untuk terus memperkuat komitmen dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Diharapkan, gagasan konstruktif yang lahir dari diskusi di UMPP ini dapat segera diimplementasikan untuk mendukung perkembangan karakter siswa secara menyeluruh di seluruh pelosok negeri.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button