Berita AUM

Standar Tinggi Tahfidz MI Muhammadiyah Donowangun 01: Hafal 1 Juz Sekali Duduk dengan Tajwid Benar

muhammadiyahpekalongan.or.id | MI Muhammadiyah Donowangun 01 sukses menyelenggarakan ujian lisan hafalan Al-Quran dengan standar kualitas tinggi pada Rabu (13/5). Kegiatan bertajuk Tasmi’ ini dirancang khusus untuk memastikan hafalan siswa tidak hanya lancar secara lisan, tetapi juga sempurna dalam makhraj huruf dan kaidah tajwid, sebagai wujud nyata pembentukan generasi Qurani yang berkualitas.

​Acara yang berlangsung di madrasah wilayah Talun, Kabupaten Pekalongan ini menjadi tonggak sejarah baru. Sejak program tahfidz dibuka enam tahun lalu, inilah kali pertama kegiatan Tasmi’ digelar secara resmi sebagai tolok ukur kelulusan hafalan yang mutqin (kuat dan terjaga).

​Kepala MI Muhammadiyah Donowangun 01, Nur Azizah, S.Pd.I, menekankan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah kualitas, bukan sekadar kuantitas. “Tujuan utamanya bukan hanya menguji kelancaran, melainkan menjaga hafalan agar tetap melekat kuat, sekaligus meluruskan serta menyempurnakan kaidah tajwid yang benar,” ungkapnya.

Baca Juga  Muhammadiyah Wonokerto Bergerak Cepat Tangani Banjir di Desa Rowoyoso, Bangun Pos Layanan Pengungsian dan Dapur Umum

​Metode Sekali Duduk: Ujian Nyata Ketahanan Hafalan

​Pada pelaksanaan perdana ini, madrasah menerapkan metode hafalan Al-Quran sekali duduk. Tiga siswa terpilih—Any Emira Taftaza (Kelas IV), Amelia Dewi Maryam (Kelas IV), dan Muhamad Anaqie Raziq Ukail (Kelas V)—berhasil menuntaskan hafalan Juz 30 secara utuh di hadapan para penguji dan audiens tanpa bantuan mushaf sama sekali.

​Keberanian mereka tampil di depan publik membuktikan bahwa bimbingan intensif dari para Ustaz dan Ustazah di madrasah telah membuahkan hasil. Melalui ujian Tasmi’ Tahfidz ini, siswa dilatih untuk memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi serta kepercayaan diri dalam menjaga amanah hafalan mereka.

Siswa & Guru MI Donowangun Seuasai Tasmi Quran

Visi Mencetak Generasi Qurani

​Nur Azizah berharap, kegiatan ini dapat memicu semangat siswa lainnya untuk terus meningkatkan hafalan Juz 30 siswa MI. “Harapan kami, lahir kader-kader generasi Qurani yang tidak hanya pandai membaca, tetapi juga memahami dan menjaga kemurnian Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Baca Juga  Muhammadiyah Wiradesa Bangga, Masjid Sabilillah Torehkan Prestasi di Ajang Nasional

​Kedepannya, MI Muhammadiyah Donowangun 01 berencana menjadikan Tasmi’ sebagai agenda rutin madrasah. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul dalam melahirkan generasi berilmu dan berakhlak mulia di Kabupaten Pekalongan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button