Sinkronisasi Kurikulum Modern, SMK Muhamka Manfaatkan Proyek Kreatif untuk Asah Bakat Siswa

muhammadiyahpekalongan.or.id I KAJEN – SMK Muhammadiyah Kajen (SMK Muhamka) sukses mengintegrasikan kreativitas siswa ke dalam struktur kurikulum modern melalui gelaran Muhamka Creative Day 2026 pada Kamis (14/5/2026). Melalui skema pembelajaran kokurikuler, ajang tahunan yang berpusat di halaman gedung utama sekolah ini difokuskan untuk membentuk delapan karakter unggul lulusan yang adaptif terhadap tuntutan zaman.
Format kegiatan tahun ini dikemas dalam bentuk proyek nyata yang terbagi berdasarkan jenjang. Siswa kelas X menampilkan kemampuan nonakademik melalui pentas drama kolaboratif, sementara siswa kelas XI mengasah jiwa kompetensi vokasi lewat bazar kewirausahaan serta pameran produk kreatif.

Menyiapkan Lulusan yang Kompetitif
Kepala SMK Muhamka, Cipto Wiharso, menyampaikan bahwa sinkronisasi antara bakat siswa dan iklim sekolah yang suportif menjadi kunci utama. “SMK Muhamka memberikan ruang seluas-luasnya kepada siswa untuk pengembangan kreativitas, bakat, dan minat baik akademik maupun nonakademik. Melalui kegiatan ini, kita sedang menyiapkan lulusan yang siap berdaya saing,” tuturnya.
Di sisi lain, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Angga Setiyawan, menambahkan bahwa ajang yang telah eksis sejak 2019 ini kini memiliki peran yang lebih strategis. Di bawah payung Program Pembelajaran Kokurikuler, kegiatan ini menjadi platform utama sekolah untuk mengejawantahkan delapan profil lulusan yang diamanahkan oleh paradigma pembelajaran mendalam (deep learning).
Internalisasi Nilai Karakter
Dampak positif dari sinkronisasi metode belajar ini dirasakan langsung di tingkat siswa. Galing Rahmani, siswa kelas X Program Studi Kimia Industri yang ikut menyutradarai pementasan drama kelompoknya, menyebutkan bahwa proses di balik layar memberikan ruang belajar baru yang tidak didapatkan dari teks buku. Melalui proyek kreatif ini, nilai-nilai tanggung jawab, kerja sama tim, dan sportivitas dapat terinternalisasi dengan baik dalam diri peserta didik.



