Berita Ortom

Diklatsar KOKAM Pekalongan Gembleng 104 Kader, Siapkan Garda Persyarikatan

muhammadiyahpekalongan.or.id | Rogoselo, Doro – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pekalongan melalui Bidang Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) SAR dan Lingkungan Hidup (LH) menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) KOKAM Tahun 2026 dengan mengusung tema “KOKAM Progresif, Peduli Lingkungan, Menjaga Kebangsaan.” Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 12–14 Juni 2026, bertempat di Lapangan Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan.

Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda kaderisasi KOKAM Pemuda Muhammadiyah tersebut diikuti oleh 104 peserta yang berasal dari kader dan simpatisan Pemuda Muhammadiyah tingkat cabang dan ranting, serta unsur Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dari bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

Pelaksanaan diklatsar ini dipandu langsung oleh instruktur dari Badan Pelaksana Operasi (BPO) KOKAM Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Tengah dengan dampingan asistensi dari KOKAM Daerah Kabupaten Pekalongan.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan; Muhammad Mirwan, M.Pd., Wakil Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pekalongan; Hj. Muzayanah, Perwakilan Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PDM Kabupaten Pekalongan; Abdul Sukur, S. Pd., Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Doro; Amsorin, S.E., unsur Forkopimcam Doro yang terdiri dari Plt. Camat Doro Hadi Surono, S.IP., M.Si., perwakilan Koramil dan Polsek Doro, serta tamu undangan dari Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga  Semarakkan Milad ke-113, Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan Gelar Berbagai Kegiatan

Ketua Panitia Diklatsar, Afdhol Abadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai unsur kader maupun simpatisan Pemuda Muhammadiyah. Selain kader KOKAM dan Pemuda Muhammadiyah, peserta juga berasal dari SMK Muhammadiyah, Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM), hingga RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan.

“Jumlah peserta yang mengikuti Diklatsar tahun ini sebanyak 104 orang. Kami berharap seluruh peserta memiliki komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir sehingga tujuan kaderisasi yang diharapkan dapat tercapai dengan baik,” ujar Afdhol.

Sekretaris PDPM Kabupaten Pekalongan, Miftahuddin, S.E., M.M.,

Sekretaris PDPM Kabupaten Pekalongan, Miftahuddin, S.E., M.M., menyampaikan terima kasih kepada PDM Kabupaten Pekalongan atas arahan dan dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan jajaran Kokam yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan kegiatan sehingga acara diklatsar berjalan secara sukses.

Dalam sambutannya, Miftahuddin menegaskan bahwa Diklatsar KOKAM bukan hanya sebatas pelatihan fisik dan kedisiplinan, tetapi merupakan bagian dari proses pembinaan kader Muhammadiyah yang lebih luas.

“Diklatsar KOKAM bukan sekadar kegiatan pelatihan fisik, pembentukan disiplin, maupun penguatan keterampilan organisasi. Lebih dari itu, Diklatsar KOKAM merupakan bagian dari proses pembinaan kader Muhammadiyah yang bertujuan membentuk pribadi yang berakhlak mulia, berjiwa pengabdian, serta siap menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Persyarikatan Muhammadiyah,” ungkapnya.

Baca Juga  Hizbul Wathan Gelar Lomba, SMP Muhammadiyah Wonopringgo dan IMBS Raih Juara Umum

Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan dari unsur pegawai Amal Usaha Muhammadiyah dalam Diklatsar menjadi sarana memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta untuk meningkatkan profesionalisme kerja dalam AUM sekaligus menumbuhkan loyalitas terhadap Persyarikatan.

Lebih lanjut, Miftahuddin memberikan motivasi kepada seluruh peserta dengan menekankan pentingnya kekuatan spiritual, intelektual, dan pengabdian dalam diri seorang anggota KOKAM.

“Bagi KOKAM, senjata terkuat bukanlah yang tergenggam di tangan, melainkan yang tertanam dalam jiwa. Tauhid yang meneguhkan hati, ilmu yang menerangi akal, dan amal yang menggerakkan langkah. Ketiganya menjadi bekal perjuangan untuk mengabdi kepada Allah, melayani umat, serta menjaga bangsa dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” tegasnya.

Menurutnya, tauhid, ilmu, dan amal disebut sebagai senjata karena merupakan kekuatan utama seorang kader KOKAM dalam menegakkan nilai-nilai Islam, membela kebenaran, menjaga kemanusiaan, serta menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan bangsa.

Sementara itu, Plt. Camat Doro, Hadi Surono, S.IP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Diklatsar KOKAM di wilayah Kecamatan Doro. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk pembinaan generasi muda yang sangat positif dan konstruktif.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan dukungan kepada KOKAM Pemuda Muhammmadiyah yang telah melaksanakan kegiatan positif di wilayah Kecamatan Doro yakni di Desa Rogoselo. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan senantiasa memberikan dampak yang berkelanjutan pula bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Sinergi Pesantren Muhammadiyah se-Pekalongan: Menuju Tata Kelola Unggul dan Berkelanjutan
PDM Kabupaten Pekalongan, Muhammad Mirwan, M.Pd.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, Muhammad Mirwan, M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Diklatsar KOKAM Tahun 2026. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Diklatsar merupakan bagian dari upaya memenuhi target kaderisasi.

“Diklatsar KOKAM merupakan bagian dari pemenuhan target Key Performance Indicator (KPI) PDM Kabupaten Pekalongan. Pada periode Muktamar ke-48 ini, kami ditarget oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah sebanyak 500 kader KOKAM. Saat ini berdasarkan laporan Bidang KOKAM PDPM Kabupaten Pekalongan, jumlah kader yang telah terdata baru sekitar 250 orang. Oleh Karena itu, kegiatan seperti ini terus kami dorong agar target tersebut dapat tercapai,” jelasnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh proses pendidikan dan pelatihan dengan penuh semangat dan kesungguhan.

“Jadilah KOKAM yang kuat fisik, mental, dan wawasan. Panjenengan semua adalah garda terdepan dalam menjaga Amal Usaha Muhammadiyah dan Persyarikatan Muhammadiyah,” pesannya.

Melalui Diklatsar KOKAM Tahun 2026 ini, PDPM Kabupaten Pekalongan berharap dapat melahirkan kader-kader KOKAM yang tangguh, disiplin, berintegritas, peduli terhadap lingkungan, memiliki semangat kebangsaan yang kuat, serta siap mengemban amanah dakwah dan pengabdian untuk umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.

Kontributor: Sofa Ma

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button