Terobosan Wakaf Produktif Muhamamdiyah Kajen Jadi Tempat Belajar Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid
muhammadiyahpekalongan.or.id I KAJEN – Pelajari manajemen green house dan teknologi hidroponik, mahasiswa UIN Gus Dur apresiasi pengelolaan aset produktif Muhammadiyah di Kajen. Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan melakukan kunjungan edukatif ke Green House Melon Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kajen pada Senin (28/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan akademisi dan lembaga keagamaan dalam mempelajari inovasi budidaya melon hidroponik sekaligus pengelolaan wakaf produktif.
Berlokasi di belakang Kantor Pusat BT MUHAMKA, sebelah timur Alun-Alun Kajen, lokasi ini dikembangkan sebagai model eduwisata dan laboratorium lapangan pemberdayaan masyarakat.
Sinergi Pendidikan Tinggi dan Inovasi Pertanian
Kunjungan ini tidak hanya berorientasi pada pemahaman teknis pertanian modern, tetapi juga memberikan gambaran nyata kepada generasi muda mengenai optimalisasi aset wakaf agar berdampak ekonomis dan sosial.
Salah seorang mahasiswa UIN Gus Dur, Nana, mengapresiasi terobosan PCM Kajen dalam mengelola kawasan Green House tersebut secara profesional.
“Kami mendapatkan banyak informasi dan pengalaman baru, terutama mengenai pengelolaan wakaf produktif yang ternyata dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dengan baik, salah satunya budidaya melon itu,” ujar Nana.

Pengembangan Aset Wakaf Berkelanjutan
Ia menambahkan bahwa program wakaf produktif berbasis hidroponik ini membuktikan bahwa aset persyarikatan dapat bertransformasi menjadi sarana pembelajaran interaktif yang membawa kemanfaatan luas.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja dan pengelolaan dari pihak Green House PCM Kajen. Semoga ke depannya program tersebut dapat terus berkembang, semakin produktif, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkapnya.
Melalui sinergi edukatif ini, Green House Melon PCM Kajen mempertegas perannya sebagai ruang kolaborasi yang menyatukan aspek pendidikan tinggi, teknologi pertanian modern, serta pemberdayaan ekonomi keumatan yang berkemajuan.



