BeritaBerita Persyarikatan

Meriah! Aksi Memakau Pelajar Muhammadiyah Pekalongan dalam Lomba Drum Band Semarak Milad ke-113

PEKALONGANMU.COM , Pekalongan – Semarak Milad Muhammadiyah ke-113 di Kabupaten Pekalongan berlangsung meriah dengan diselenggarakannya Lomba Drum Band tingkat SD/MI pada Ahad, 9 November 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Aula SMK Muhammadiyah Bligo ini diikuti oleh 10 tim drum band dari berbagai sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan.

Setiap peserta diberikan waktu maksimal 15 menit untuk menampilkan penampilan terbaik di hadapan dewan juri. Suasana acara berlangsung meriah dan penuh antusias, baik dari peserta, pendamping sekolah, maupun orang tua murid yang turut hadir memberikan dukungan.

Aksi Peserta Lomba Drum Band

Dalam pengumuman hasil lomba, SD Muhammadiyah Kajen berhasil meraih Juara 1 dengan nilai 1850. Juara 2 diraih SD Muhammadiyah Ambokembang dengan nilai 1775, dan Juara 3 diraih SD Muhammadiyah Paesan.

Salah satu peserta, Bilqis Faiza Rifda dari SD Muhammadiyah Kajen yang bertugas memainkan pianika, mengaku sangat senang dapat tampil dalam kompetisi ini.

Baca Juga  Layani Umat LAZISMU Talun Gelar Pasar Murah dan Santunan Yatim Dhuafa

“Kami latihan lebih dari satu bulan. Lagu ‘Sang Surya’ kami aransemen ulang supaya lebih bagus. Saya senang sekali karena usaha kami terbayar dengan juara 1” ujarnya dengan penuh bangga.

Antusiasme juga terlihat dari para orang tua. Rudi, orang tua siswi peserta dari SD Muhammadiyah Ambokembang, menyampaikan rasa bangganya.

“Melihat anak-anak tampil percaya diri di panggung itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ungkapnya.

Foto Bersama Peserta Lomba Drum Band

Sementara itu, Kusnoto, salah seorang dari tiga dewan juri, menilai bahwa penampilan para peserta secara umum memuaskan.

“Anak-anak tampil dengan semangat luar biasa. Aspek penilaian mencakup penampilan mayoret, PBB, aransemen musik, bendera, kostum, hingga pola lantai,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan drum band juga memiliki dampak penting dalam pembentukan karakter.

“Drum band melatih kerja sama, disiplin, dan interaksi sosial. Ini sangat baik untuk anak-anak, apalagi di era digital saat mereka cenderung lebih banyak berinteraksi dengan HP” tambahnya.

Baca Juga  Momentum Tahun Baru Islam, Muhammadiyah Pekajangan Gaungkan Dakwah Kolaboratif

Kepala SD Muhammadiyah Ambokembang, Drs. Suhadi, juga menyampaikan apresiasinya atas perjuangan timnya yang beranggotakan 45 siswa.

“Alhamdulillah anak-anak tampil penuh semangat. Latihan selama dua bulan tidak sia-sia. Kami berharap drum band menjadi salah satu identitas unggulan sekolah. Tim kami bernama Gema Surya Persada, dan kami bangga dengan mereka,” ujarnya.

Aksi Peserta Lomba Drum Band

Melalui kegiatan ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, H. Mulyono, berharap semarak milad tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, seni, sportivitas, dan kebersamaan bagi generasi penerus Muhammadiyah.

“Ya inilah generasi-generasi yang akan datang, yang mulai disemai sejak usia dini. Sehingga saya yakin bahwa ketika seseorang itu bergembira kemudian di lingkungan yang baik dengan muatan-muatan pembelajaran yang baik, pendidikan yang baik, Insya Allah 30-40 tahun yang akan datang kita akan bisa memberi generasi bangsa dan masyarakat yang baik” ujarnya.

Baca Juga  Hadirkan Mendikdasmen, Silaturahmi dan Pengajian Akbar Muhammadiyah Pekalongan Jadi Panggung Sinergi Strategis dan Pesan Peradaban

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button