BeritaBerita Cabang - Ranting

Menyonsong Indonesia Emas 2045 : Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Pekajangan Bekali Guru dengan Program Tadris Matematika

PEKALONGANMU.COM, Pekajangan, 23-27 Desember 2024 – Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pekajangan sukses menggelar pelatihan guru bertajuk “Mendorong Pembelajaran Matematika Bernalar dan Kontekstual di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah bersama Gernas Tastaka, NUC, dan Paragon Corp”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung SLB Lentera Hati Pekajangan ini diikuti oleh tenaga pengajar dari 12 sekolah di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Selama enam hari, para guru mendapatkan materi intensif untuk meningkatkan kompetensi pengajaran matematika.

Rochman, M.Pd., Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PCM Pekajangan, membuka acara dengan penuh optimisme. Ia menyampaikan terimaksih dan dan mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat. “Terimakasih dan semoga amal kebaikan ini mendapatkan balasan terbaik karena sudah bersemangat memajukan guru-guru di Pekalongan,” tuturnya

M. Irzal Fadholi, M.Pd., M.Pd.I., dari Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) PWM Jawa Tengah, memberikan motivasi dalam sambutannya. Ia menekankan pentingnya “ruh seorang guru” dalam proses pembelajaran. “Materi itu penting, tetapi cara mengajar lebih penting dari materi. Guru yang mengajar lebih penting dari cara mengajar, dan ruh seorang guru lebih penting dari guru itu sendiri,” ujar KH. M. Irzal.

Baca Juga  Asah Kemampuan Siswa, SMK Muhammadiyah Kedungwuni Adakan Service Gratis

Selain itu, beliau mengingatkan tantangan pendidikan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. “Anak-anak kita saat ini akan menjadi generasi penerus bangsa. Mereka harus dipersiapkan dengan keahlian unggul, terutama dalam sains dan matematika sebagai kunci penguasaan ilmu pengetahuan seperti sains dan matematika,” tambahnya.Ahmad Rizali, Ketua III Bidang Pendidikan dan Kebudayaan NUC serta Ketua Presidium Gernas Tastaka, juga menyoroti pentingnya kompetensi guru dalam meningkatkan kemampuan siswa di bidang matematika. Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan metode pengajaran interaktif dan kontekstual yang mudah dipahami siswa.

Suci Hendriana, Head CSR dan Corporate Communication PT. Paragon Corp, turut hadir memberikan sambutan. Ia menekankan hubungan erat antara matematika dan kemampuan bernalar dalam kehidupan sehari-hari. “Matematika adalah pondasi bernalar yang diperlukan dalam berbagai aspek kehidupan. Semangat para guru dalam mendidik adalah perjuangan luar biasa,” ungkapnya.

Baca Juga  Masjid Hj. Mutimah Dahlan Bersinar Usai Aksi Bersih Komunitas Marbot On The Road

Pelatihan berlangsung selama enam hari, dengan durasi enam jam per hari. Para peserta mendapat kesempatan mendalami materi pengajaran matematika yang kontekstual, dengan pendekatan yang mengutamakan nalar dan keterhubungan dengan kehidupan nyata siswa. Hal ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk lebih mencintai matematika sebagai ilmu dasar yang aplikatif.

Kontributor : Amat Sukani, MPI PCM Pekajangan
Editor          : Imam Setiobudi

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button