Artikel

Allah Begitu Dekat Dengan Kita

SPIRIT TAHAJUD (315) 1411 Oleh Drs. H. Amat Sulaiman

SPIRIT TAHAJUD (315) 1411๐ŸŒป

Allah Begitu Dekat Dengan Kita

Sudah begitu lama, ingin agar harapan kita segera terwujud. Beberapa waktu terus menanti dan menanti, namun tak juga impian itu datang. Kadang jadi putus asa karena sudah seringkali memohon pada Allah. Sikap kita sebagai seorang muslim adalah tetap terus berdoโ€™a karena Allah begitu dekat pada orang yang berdoโ€™a. Boleh jadi terkabulnya doโ€™a tersebut tertunda. Boleh jadi pula Allah mengganti permintaan tadi dengan yang lainnya dan pasti pilihan Allah adalah yang terbaik. Ayat yang patut direnungkan adalah firman Allah Taโ€™ala,

ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุณูŽุฃูŽู„ูŽูƒูŽ ุนูุจูŽุงุฏููŠ ุนูŽู†ู‘ููŠ ููŽุฅูู†ู‘ููŠ ู‚ูŽุฑููŠุจูŒ ุฃูุฌููŠุจู ุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉูŽ ุงู„ุฏู‘ูŽุงุนู ุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุนูŽุงู†ู ููŽู„ู’ูŠูŽุณู’ุชูŽุฌููŠุจููˆุง ู„ููŠ ูˆูŽู„ู’ูŠูุคู’ู…ูู†ููˆุง ุจููŠ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽุฑู’ุดูุฏููˆู†ูŽ

โ€œDan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), sesungguhnya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.โ€ (QS. Al Baqarah: 186)

Ayat tersebut turun berkaitan dengan adanya suatu peristiwa bahwa ada seorang arab badui mengajukan pertanyaan kepada Rasulullah saw, dengan berkata,

ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ู‚ูŽุฑููŠุจูŒ ููŽู†ูู†ูŽุงุฌููŠู‡ู ุŸ ุฃูŽูˆู’ ุจูŽุนููŠุฏูŒ ููŽู†ูู†ูŽุงุฏููŠู‡ู ุŸ ููŽุฃูŽู†ู’ุฒูŽู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ู’ุขูŠูŽุฉูŽ

โ€œWahai Rasulullah, apakah Rabb kami itu dekat sehingga kami cukup bersuara lirih ketika berdoโ€™a ataukah Rabb kami itu jauh sehingga kami menyerunya dengan suara keras?โ€ Lantas Allah Taโ€™ala menurunkan ayat di atas. (Majmuโ€™ Al Fatawa, 35/370)

Menurut Abul โ€˜Abbas Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, bahwa โ€œKedekatan yang dimaksud dalam ayat ini adalah kedekatan Allah pada orang yang berdoโ€™a (kedekatan yang sifatnya khusus).โ€ (Majmuโ€™ Al Fatawa, 5/247)

Baca Juga  Meneropong Masa Depan Pendidikan melalui Peran Ayah dalam Pengasuhan: Refleksi dari Garut untuk Indonesia

Perlu diketahui bahwa kedekatan Allah itu ada dua macam:
1. Kedekatan Allah yang umum dengan ilmu-Nya, ini berlaku pada setiap makhluk.
2. Kedekatan Allah yang khusus pada hamba-Nya dan seorang muslim yang berdoโ€™a pada-Nya, yaitu Allah akan mengijabahi (mengabulkan) doโ€™anya, menolongnya dan memberi taufik padanya. (Taisir Al Karimir Rahman, hal. 87)

Kedekatan Allah pada orang yang berdoโ€™a adalah kedekatan yang khusus. Allah begitu dekat pada orang yang berdoโ€™a dan yang beribadah pada-Nya. Sebagaimana disebutkan dalam hadits pula bahwa tempat yang paling dekat antara seorang hamba dengan Allah adalah ketika ia sujud. (Majmuโ€™ Al Fatawa, 15/17). Siapa saja yang berdoโ€™a pada Allah dengan menghadirkan hati ketika berdoโ€™a, menggunakan doโ€™a yang maโ€™tsur (dituntunkan), menjauhi hal-hal yang dapat menghalangi terkabulnya doโ€™a (seperti memakan makanan yang haram), maka niscaya Allah akan mengijabahi doโ€™anya. Terkhusus lagi jika ia melakukan sebab-sebab terkabulnya doโ€™a dengan tunduk pada perintah dan larangan Allah dengan perkataan dan perbuatan, juga disertai dengan mengimaninya. (Taisir Al Karimir Rahman, hal. 87)

Dengan mengetahui hal ini seharusnya seseorang tidak meninggalkan berdoโ€™a pada Rabbnya yang tidak mungkin menyia-nyiakan doโ€™a hamba-Nya. Pahamilah bahwa Allah benar-benar begitu dekat dengan orang yang berdoโ€™a, artinya akan mudah mengabulkan doโ€™a setiap hamba. Sehingga tidak pantas seorang hamba putus asa dari janji Allah yang Maha Mengabulkan setiap doโ€™a. Ingatlah pula bahwa doโ€™a adalah sebab utama agar seseorang bisa meraih impian dan harapannya. Sehingga janganlah merasa putus asa dalam berdoโ€™a.

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata, bahwa โ€œDoโ€™a adalah sebab terkuat bagi seseorang agar bisa selamat dari hal yang tidak ia sukai dan sebab utama meraih hal yang diinginkan. Akan tetapi pengaruh doโ€™a pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang doโ€™anya berpengaruh begitu lemah karena sebab dirinya sendiri. Boleh jadi doโ€™a itu adalah doโ€™a yang tidak Allah sukai karena melampaui batas. Boleh jadi doโ€™a tersebut berpengaruh lemah karena hati hamba tersebut yang lemah dan tidak menghadirkan hatinya kala berdoโ€™a. โ€ฆ Boleh jadi pula karena adanya penghalang terkabulnya doโ€™a dalam dirinya seperti makan makanan haram, noda dosa dalam hatinya, hati yang selalu lalai, nafsu syahwat yang menggejolak dan hati yang penuh kesia-siaan.โ€ (Al Jawaabul Kaafi, hal. 21).

Baca Juga  Kisah Inspiratif Ika Rizqi Mahasiswa Tuli UMPP

Ingatlah hadits dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุดูŽูŠู’ุกูŒ ุฃูŽูƒู’ุฑูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏู‘ูุนูŽุงุกู

โ€œTidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Taโ€™ala selain doโ€™a.โ€ (HR. Tirmidzi no. 3370,)

Jika memahami hal ini, maka gunakanlah doโ€™a pada Allah sebagai senjata untuk meraih harapan. Penuh yakinlah bahwa Allah akan kabulkan setiap doโ€™a. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุงุฏู’ุนููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ู…ููˆู‚ูู†ููˆู†ูŽ ุจูุงู„ุฅูุฌูŽุงุจูŽุฉู ูˆูŽุงุนู’ู„ูŽู…ููˆุง ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูŽุณู’ุชูŽุฌููŠุจู ุฏูุนูŽุงุกู‹ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽู„ู’ุจู ุบูŽุงููู„ู ู„ุงูŽู‡ู

โ€œBerdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.โ€ (HR. Tirmidzi no. 3479. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Lalu pahamilah bahwa ada beberapa jalan Allah kabulkan doโ€™a. Dari Abu Saโ€™id, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

Baca Juga  Optimalisasi Peran Aisyiyah dalam Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Teknologi pada Era Digital

ยซ ู…ุง ู…ูู†ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ู ูŠูŽุฏู’ุนููˆ ุจูุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ูููŠู‡ูŽุง ุฅูุซู’ู…ูŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ู‚ูŽุทููŠุนูŽุฉู ุฑูŽุญูู…ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฃูŽุนู’ุทูŽุงู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุฅูุญู’ุฏูŽู‰ ุซูŽู„ุงูŽุซู ุฅูู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ุชูุนูŽุฌู‘ูŽู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ุฏูŽุนู’ูˆูŽุชูู‡ู ูˆูŽุฅูู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฏู‘ูŽุฎูุฑูŽู‡ูŽุง ู„ูŽู‡ู ููู‰ ุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู ูˆูŽุฅูู…ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ู ูŠูŽุตู’ุฑูููŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุณู‘ููˆุกู ู…ูุซู’ู„ูŽู‡ูŽุง ยป. ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฅูุฐุงู‹ ู†ููƒู’ุซูุฑู. ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑู ยป

โ€œTidaklah seorang muslim memanjatkan doโ€™a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan doโ€™anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan (3) Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.โ€ Para sahabat lantas mengatakan, โ€œKalau begitu kami akan memperbanyak berdoโ€™a.โ€ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam lantas berkata, โ€œAllah nanti yang memperbanyak mengabulkan doโ€™a-doโ€™a kalian.โ€ (HR. Ahmad 3/18).

Boleh jadi Allah menunda mengabulkan doโ€™a. Boleh jadi pula Allah mengganti keinginan kita dalam doโ€™a dengan sesuatu yang Allah anggap lebih baik. Atau boleh jadi pula Allah akan mengganti dengan pahala di akhirat. Jadi doโ€™a tidaklah sia-sia. Ingatlah wejangan yang amat menyejukkan hati dari cucu Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam. Al Hasan bin โ€˜Ali radhiyallahu โ€˜anhuma berkata,

ู…ู† ุงุชูƒู„ ุนู„ู‰ ุญุณู† ุงุฎุชูŠุงุฑ ุงู„ู„ู‡ ู„ู‡ุŒ ู„ู… ูŠุชู…ู† ุดูŠุฆุง. ูˆู‡ุฐุง ุญุฏ ุงู„ูˆู‚ูˆู ุนู„ู‰ ุงู„ุฑุถู‰ ุจู…ุง ุชุตุฑู ุจู‡ ุงู„ู‚ุถุงุก

โ€œBarangsiapa yang bersandar kepada baiknya pilihan Allah untuknya maka dia tidak akan mengangan-angankan sesuatu (selain keadaan yang Allah pilihkan untuknya). Inilah batasan (sikap) selalu ridha (menerima) semua ketentuan takdir dalam semua keadaan (yang Allah) berlakukan (bagi hamba-Nya)โ€. Pilihan Allah itulah pilihan yang terbaik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button