Lazismu Pekalongan Harap Nasyiatul Aisyiyah Bisa Maju 10 Kali Lipat Dengan Kekuatan Jaringan
PEKALONGAN – Manager Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pekalongan, Sutiknyo, S. TP, mengungkapkan bahwa dirinya memiliki mimpi besar terhadap masa depan Nasyiatul Aisyiyah di Kabupaten Pekalongan. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara Talkshow “Nasyiah Care & Share” yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Sabtu, 3 Januari 2026. Acara tersebut dihadiri oleh 30 kader Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) dan Pimpinan Ranting (PRNA), serta pebisnis, Eli Kartika.
Sutiknyo menilai, dengan potensi yang ada saat ini, Nasyiatul Aisyiyah bukan sekadar organisasi perempuan biasa, melainkan raksasa ekonomi yang sedang tertidur.
”Saya bermimpi Nasyiah Pekalongan bisa maju 10 kali lipat dari saat ini. Potensinya nyata, kader muda yang tersebar di Cabang dan Ranting. Jika kekuatan jaringan ini dioptimalkan, maka pasti akan bisa ,” tegas Sutiknyo penuh optimisme.

Sutiknyo juga memberikan saran untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, dengan mendorong Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Pekalongan untuk fokus pada dua gerakan strategis, yakni penghimpunan infaq secara kolektif dan profesionalitas unit usaha el chicken.
“Pertama, Penghimpunan Ihsan (infaq harian semampu anda) secara Kolektif. Dana yang terhimpun nantinya diproyeksikan untuk program-program sosial yang berdampak langsung bagi kader, seperti pemberian beasiswa pendidikan dan program pemberdayaan UMKM bagi kader yang sedang merintis usaha. Kedua, Profesionalitas Unit Usaha El Chicken”, tutur Sutiknyo.
Sutiknyo menekankan agar unit usaha yang sudah dimiliki PDNA, yaitu El Chicken, harus dikelola secara profesional dengan sistem laporan yang transparan.

“Sebarkan dan tawarkan El Chicken ke mana saja, gunakan kekuatan jaringan seribu kader yang kita miliki. Jika dikelola dengan profesional, El Chicken akan menjadi sumber utama kemandirian organisasi sekaligus motor pemberdayaan kader,” tambahnya.
Sementara itu, pebisnis Eli Kartika menyampaikan motivasi kepada kader-kader Nasyiatul Aisyiyah untuk berkarya dengan percaya diri meski dari produk yang sederhana. Eli mengingatkan pentingnya dukungan komunitas dan sikap amanah dalam mengelola modal usaha. Eli berpesan agar kader tidak pelit berbagi peluang, karena menjadi perantara rezeki bagi orang lain adalah kunci keberkahan.
Kegiatan Nasyiah Care and Share sendiri menjadi momentum penting bagi PDNA Kabupaten Pekalongan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat barisan. Harapannya, sinergi antara semangat juang kader, bimbingan praktis dari praktisi usaha, serta dukungan sistem dari Lazismu mampu mewujudkan kemandirian dakwah Nasyiatul Aisyiyah yang lebih nyata dan berdampak luas. (Nz/Ng)



