Berita AUM

Muhammad Pasha Hidayat Resmi Pimpin SMK Muhammadiyah Kedungwuni Periode 2025–2029, Pasha Siap Majukan Almamater

muhammadiyahpekalongan.or.id , Kedungwuni, 16 Februari 2026 – Dunia pendidikan menuntut kepemimpinan yang progresif dan tahan banting. Tantangan itu kini diambil oleh Muhammad Pasha Hidayat (37), guru sekaligus alumnus SMK Muhammadiyah Kedungwuni, yang resmi dilantik sebagai Kepala Sekolah periode 2025–2029.

Pelantikan berlangsung di SMK Muhammadiyah Kedungwuni, Senin pagi, dipimpin oleh Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Rohmat Suprapto, serta disaksikan jajaran pimpinan Muhammadiyah dari wilayah hingga cabang. Pasha menggantikan Bambang Sungkowo, yang telah memimpin sekolah tersebut selama tiga periode (12 tahun).

Prosesi Pelantikan
Prosesi Pelantikan

Dalam arahannya, Pasha menegaskan target awal kepemimpinannya adalah peningkatan jumlah siswa baru hingga 100 persen.

“Kami targetkan PPDB naik dari 125 siswa menjadi 250 anak. Ke depan juga ada pembukaan program studi baru, jurusan Tata Boga, karena diminati masyarakat sekitar Kedungwuni,” ungkap Pasha usai pelantikan.

Baca Juga  Pengajian Ahad Pagi Muhammadiyah Pekajangan : Ramadhan Momentum Pembentukan Muslim Berakhlakul Karimah

Meski jurusan Tata Boga baru akan dibuka, Pasha menyebut sudah ada 20 calon siswa yang mendaftar.

Selain itu, Pasha menargetkan peningkatan sarana dan prasarana sekolah dengan membangun kompleks gedung baru di atas lahan seluas setengah hektar di Desa Tosaran, Kedungwuni.

“Kami sudah mulai memindahkan jurusan TKR (Teknik Kendaraan Ringan) ke kampus 2 SMK Muhammadiyah Kedungwuni. Gedung baru ini akan menunjang pengembangan sekolah,” jelasnya.

Saat ini SMK Muhammadiyah Kedungwuni memiliki tiga jurusan: Teknik Sepeda Motor, Teknik Kendaraan Ringan, dan Akuntansi, dengan total 325 siswa.

Pasha menyadari persaingan ketat dengan banyaknya SMK negeri maupun swasta di Kedungwuni. Namun ia tetap optimis.

“Tantangan yang dihadapi adalah banyak sekali SMK negeri maupun swasta. Namun dengan karakteristik SMK Muhammadiyah Kedungwuni, saya yakin sekolah ini tetap jaya,” tegasnya.

Untuk menunjang kualitas siswa, Pasha juga menekankan pentingnya pendampingan soft skill dan ilmu keagamaan.

Baca Juga  Lazismu Pekalongan Targetkan Bantu 400 Guru Honorer Senilai 100 Juta Rupiah

“SMK Muhammadiyah Kedungwuni memetakan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an dan ibadah sehari-hari. Anak-anak dibimbing sampai bisa. Bagi yang punya bakat, kami datangkan guru khusus untuk mengembangkan potensinya,” tambahnya.

Dengan semangat baru, Pasha berharap kepemimpinannya mampu membawa SMK Muhammadiyah Kedungwuni semakin maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam berkemajuan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button